~ARFAN~
Happy reading
•
•
•
Teng...
Teng...
Teng...
Suara bel pulang berbunyi, menandakan jam pembelajaran telah selesai hari ini.
Bruk!
Tiba-tiba buku milik Fanya terjatuh, saat ia hendak memasukannya ke dalam tas.
Dengan sigap Arka yang duduk tepat di belakangnya membantu, mengambilkan buku milik Fanya yang jatuh ke lantai.
"Nggak usah, gue bisa sendiri," cegat Fanya saat Arka hendak mengambilkan buku miliknya.
Mendengar ucapaan Fanya, sontak membuat Arka kesal, sekaligus malu di hadapan Raya dan teman-teman yang lainnya.
Dengan menghela napas jengah dan menahan emosi, Arka mengepal tangan kananya dengan kuat, tak terima dengan perlakuan Fanya barusan.
"Tahan, Arka," batin lelaki itu.
Secepat mungkin Arka kembali pada posisi semula saat ia duduk. Sedangkan Raya dan teman-teman yang lainnya, hanya melihat heran dan ada sebagian masa bodoh dengan kejadian tersebut.
Setelah guru keluar dari kelas, Arka langsung berdiri, menyusul keluar meninggalkan kelas.
Tanpa menatap Fanya, laki-laki itu langsung keluar dengan terburu-buru dan sempat menyenggol lengan Fanya tanpa sengaja.
"Aduh." Fanya bergumam saat Arka menyenggolnya. Ia menatap heran kepergian Arka barusan. "Kenapa tuh anak?" batinnya saat melihat Arka berjalan dengan terburu-buru.
"Fan, pulang ini kita ke cafe yuk," celetuk Raya, mengajak Fanya yang sedang termenung menatap Arka.
"Ha, apa?" tanya Fanya. Tidak memperhatikan Raya sedari tadi.
"Kita ke cafe yuk," ulang Raya sekali lagi mengajak Fanya.
"Eumm. Sorry, Ray, gue nggak bisa," tolak Fanya bingung harus memberikan alasan apa jika nanti Raya bertanya lagi.
"Kenapa?"
"Anu, Ray... Tugas sekolah gue masih pada numpuk, belum ada yang gue kerjain," jawab Fanya berbohong, padahal ia hanya takut jika ia tidak di izinkan oleh Arka, terlebih saat ini ia sedang bertengkar dengan lelaki itu.
"Yah... Yaudah deh, nggak apa-apa. Lain kali aja," sahut Raya lesu karena tidak bisa pergi ke cafe bersama Fanya.
Fanya mengangguk. Menghela napas lega sebab Raya tak banyak bertanya seperti biasanya. "Iya. Yaudah yuk kita pulang. Laper gue."
"Iya, ayo."
***
Setibanya Fanya di rumah, ia langsung menghampiri Bi Mina untuk menanyakan keberadaan Arka, sebab di garasi motor Arka tidak ada, dan saat pulang sekolah juga lelaki itu nampak terburu-buru.
"Bi, Arka kemana, ya?" tanya Fanya yang masih mengenakan seragam sekolah.
"Den Arka belum pulang, Non," jawab Bi Mina sembari menyiapkan makan siang di atas meja makan.
"Oh, belum pulang? Yaudah, Bi, kalau gitu Fanya naik dulu, ya," jawab Fanya. Dalam hatinya bertanya-tanya dimana keberadaan Arka.
"Iya, Non. Jangan lupa nanti makan ya, Non," ucap Bi Mina mengingatkan Fanya untuk segera makan siang.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARFAN [SUDAH TERBIT]
Teen Fiction[Sudah terbit & Part masih lengkap] ARFAN itu singkatan [Arka Fanya] 🎧🎧 Arka zaidan adhinata, adalah siswa baru pindahan dari USA. Ia mempunyai bakat dalam bermain musik DJ. Biasa dipanggil dengan DJ AR. Ia juga dikenal sebagai siswa yang cool di...
![ARFAN [SUDAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/258873120-64-k821679.jpg)