28. Berita angin

15.1K 1.4K 1K
                                        

BERITA ANGIN ; BARA SAKIT

'kadang telinga manusia yang tidak mau mendengarnya bahkan bisa mendengarnya. Mengisi setiap celah karna manusianya itu, ingin tahu.'

-Aira Alma-

Autor mau tanya. Sebatas mana circel pertemanan kalin selama ini?

Hubungan dengan mantan sejauh ini musuhan atau baik baik aja?

Udah ada gebetan apa pacar?

Sering kena ghosting atau enggak?

Waktu pacaran pernah ngalamin toxic ga?

Kalo kalian pacaran. Gaya Pacaran seperti apa yang kalian mau?

***

Aira mendudukan bokongnya dengan lemas di kursi tunggu. Karina menyodorkan tisu basah di hadapan Aira. Aira menerimanya untuk mengelap darah sisaan yang ada di tanganya.

Suasana di sana senyap. Hanya ringisan beberapa dari mereka yang sedang di obati lukanya di depan ruangan Bara. Dan yang sebagian lagi sudah di suruh pulang.

"pelan pelan Ve," ringis Cekra. Dari raut wajah Vensha yang sedang mengobati Cekra. Perempuan itu tampak shock akibat kejadian beberapa waktu lalu.

Tampak Cekra mengelus rambut Vensha dengan sayang saat perempuan itu hanga mengelum bibirnya.

"gimana?" tanya Real pada Kevin. Aira pun mendongak pada laki laki itu.

"bentar lagi ke sini." jawab Kevin sambil mengerahkan ponselnya. Laki laki itu baru selesai menelfon orang tua Bara.

Kevin merangkul Ivana untuk di ajak duduk di kursi tunggu.

Semua yang di sana tampak tenang tapi cemas. Aira yang memarahi mereka saat mereka gaduh waktu Bara pingsan di brangkar.

Mereka yang melihat Aira yang sedang seperti itu langsung diam saat perempuan itu membetak mereka. Gaduh bukan solusi menurut Aira. Tapi tenang dan berfikir adalah solusi.

Aira menautkan jari jarinya menjadi satu. Tisu bekas darah itu masih berada di gengamannya. Real yang berdiri di samping Aira duduk hanya mengelus Aira.
Perempuan itu yang melihat mata Bara tertutup, perampuan itu yang melihat Bara kehabisan darah, perempuan itu yang ikut menahan luka Bara dan perempuan itu yang merasakan genggaman Bara yang lemas.

"tante... " ucap Aira yang melihat mamah Bara—Hira Puspita berjalan terlebih dulu dari anak perempuan dan suaminya.

Semua mata memang mamah Bara. Matanya menampilkan kecemasan pada putra bungsunya.

"lagi di jahit tan." jelas Kevin. Hanya laki laki itu yang mampu berbicara saat semua temannya diam.

***

Kabar yang menimpa Bara bertiup dengan cepat dari satu telinga ke telinga yang lain. Pagi yang harusnya di sambut dengan sapaan "hay" menjadi "lo tau Bara di tusuk ga?" hampir semua orang berbicara seperti itu di pagi ini.

Anak anak inti kembali bersekolah seperti biasa. Hanya Bara yang tidak sekolah. Dan itu membenarkan keingin tahuan mereka, yang dimana Bara memang benar benar sakit.

"terus terus ceritanya gimana?" tanya Geby penasaran. Perempuan itu langsung bertanya ke pada pacar seorang Bara, yaitu Aira.

"ya kena tusuk lah." jawab Aira terkesan tak santai.

BARA BRAYUDANICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang