ANTARA GEMINI LEO
'hal yang ku tanamkan kepada diriku adalah, aku harus mencitai diriku sendiri, sebelum aku mencintai orang lain. Karna, aku tidak ingin terlalu bodoh saat mencintai seseorang.'
-Gemlo-
SUDAH PERNAH PATAH HATI? JAWAB DI KOMEN YA. DAN BAGAIMANA KAMU MENYEMBUHKAN LUKAMU?
TERIMAKASIH ATAS 1000NYA SEMUA. UNTUK CHAP SELANJUTNYA NUNGGU 1000 JUGA YA. KOMEN KALIAN DI TUNGGU JUGA.
***
Aira memasuki kamar kakak pertamanya, Farid. Laki laki yang sedang menempuh bangku kuliah itu, memang sudah pulang ke rumah dari dua hari terakhir. sebelum memasuki kamar kakaknya itu, Aira terlebih dahulu menungulkan kepalanya dari balik pintu.
"kalo mau masuk, masuk aja." ucap bang Farid yang ada di meja belajarnya dengan komputer, buku, serta kacamata radiasi yang tersemat di hidungnya
Aira datang tidak sendiri. setelah dapat izin oleh pemilik kamar, perempuan dengan baju tidur sapi, sendal karakter unicron, dan boneka yang sering di panggil moy moy itu, menggiring tiga kucingnya untuk masuk.
Bang Farid yang memperhatikan dengan datar dari meja belajarnya, hanya di respon dengan senyum biasa perempuan itu.
"ga usah rusuh di sini." ucap bang Farid, lalu melanjutkan tugasnya. "iya," jawab Aira yang sudah rebahan di kasur bersama kucingnya yang tiduran di dekat perutnya.
"bang Aira tidur sini ya," ucap Aira. perempuan itu memeluk monyetnya. Tangannya iya gunakan untuk menelus Kim Ra, si kucing Aira.
"kamar kamu kenapa?" tanya Farid, "ga kenapa kenapa." jawab Aira.
"tidur kamar kamu sendiri."
"meles. nanti kalo Aira ketiduran, abang tidur kamar Aira ya," ucap Aira seenaknya. Farid hanya melihat adiknya sebentar yang bermain dengan bonekanya.
Aira itu masih suka boneka. Apa lagi monyet yang bernama moy moy. perempuan itu senang menyiuminya, di peluknya erat erat, atau di di elus acak kepalanya. kadang kadang ia suka berbicara dengan bonekanya dengan gaya bahasa yang lucu. seperti sekarang ini.
"moy moy moy moy moy moy moy," kepala boneka itu ia gerakan kanan kiri.
"kim Bar mau kemana?" tanya Aira masih dengan logat lucunya. kucing itu hanya mengeong, lalu turun dari kasur.
"kim Bar nakal moy. biarin ga usah kasih makan nanti ya, kim Ai, kim Ra," ucap Aira lagi. pola tidur perempuan itu sudah abstrak. balik sana balik sini. kakinya kadang di atas tembok.
Farid yang sedari tadi diam. Tapi, dia diam diam mengirimkan foto Aira dan kelakuan perempuan itu ke Bara. Memang, kedua orang itu sedari tadi saling balas pesan.
"bang tukeran hp ya," ucap Aira.
"males," jawab Farid. laki laki itu masih membalas pesan Bara.
"pinjem doang bang. sekali kali sih pake ip keluaran baru." ucap Aira lagi. "beli lah," jawab Farid. Aira rasanya ingin menimpuk abangnya sekarang juga. Belilah katanya, tidak semudah itu ferguso. "jual aja album k-pop kamu," ujar Farid lagi.
"enak aja!" ucap Aira tidak terima.
"nanti kalo abang beli yang baru lagi, abang kasih ke kamu ini." ucap Farid. "keburu ga jaman lagi abang!" greget Aira.
"hp kamu kemana sih?" tanya Farid. "di kamar. lagi di charger."
"Bara vidio call nih," Farid menyerahkan ponsel nya ke Aira, tentu di sambut dengan senang hati oleh Aira.
KAMU SEDANG MEMBACA
BARA BRAYUDANI
Roman d'amourBAGIAN DUA DARI BARA [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Geng besar yang di pimpin seorang Bara Brayudani, membawa namanya melambung di seantero SMA PK di akhir masa jabatannya sebagai ketua G.O.VA. Laki laki yang di sukai banyak perempuan itu telah mema...
