44. SOLO TRAVELING

2.5K 237 31
                                        

SOLO TRAVEL; Disetiap sudut kota

"Aku ingin mengenang kota ini dengan ada kamu di dalamnya," Bara Brayudani.

"semesta menghadirkan kamu untuk aku. Ketika bumi riuh dengan manusia." Aira Almanovan

***

Hari ini adalah hari dimana mereka semua, Bara dan yang lain akan pergi ke solo beberapa hari kedepan. Sesuai permintaan Aira tempo lalu yang langsung di kabulkan oleh Bara.  Bara yang mengenakan kemeja  putih, dengan lengan kemeja yang ia gulung hingga ke siku, di padukan celana jeans hitam, Nampak sedang mengangkut koper milik Aira ke bagasi mobilnya.

"sayang ini taruh depan aja ya?" Tanya Aira pada Bara sambil mengangkat tote bag coklat di tangannya. Bara menganggukan kepalanya sambil menutup bagasi mobil Mercendes Benz G-Class miliknya.

Bara mengelus surai coklat panjang yang sengaja di urai itu. perempuannya juga sama memakai dress putih yang senada dengan warna bajunya. Menatap Aira dengan senyum tulus saat perempuan itu melangkah menjauh darinya.

"Ve untuk mobil kalian," Aira menyerahkan satu totebage coklat itu ke Vensha dan Ivana yang menaiki mobil berbeda dari Aira.

"tante makasih kuenya!!!" Seru Vensha pada mamah Aira yang ada di depan pintu rumahnya. Mamah Aira hanya memganggukan kepalanya di pituh rumahnya yang megah itu.

Mereka berangkat ke solo dengan tiga mobil. Satu mobil G-Class milik Bara, satu mobil BMW X3 milik Cekra, dan satu mobil Range Rover milik Kevin. Satu mobil terisi maksimal 5 orang. Di mobil pertama terisi, Bara, Aira, Joko, Karina, dan Real. Di mobil kedua terisi Cekra, Vensha, Deon, Gaby, dan Arinda. Di mobil ketiga terisi Kevin, Ivana, Bams, dan Indira

"tante berangkat ya," ujar Joko yang mendahului teman temannya untuk salim.

"hati hati, jangan ngebut ngebut bawa mobilnya. Bara jagain yang lain ya, yang lain juga saling jaga." Mamah Maya yang tak lain adalah mamah Aira. "rotinya di makan. Satu mobil udah satu satu itu. Sengaja tante buat untuk kalian." Sambungnya.

"siap tante yang masih awet muda." Ucap Deon yang mendapat putaran bola mata mamah Maya.

Satu persatu mobil mereka keluar dari perkarangan rumah Aira sambil membunyikan klakson kepada Pak Mimin yang merupakan satpam rumah Aira, yang  membukakan pitu gerbang untuk mereka.

***

Alunan lagu milik Exo terdengar sangat berpower di dalam mobil Bara. Seperti penyukannya yang duduk di samping Bara, yang nampak memancarkan aura bahagia yang tak bisa di sembunyikan.

"kapan terakhir nonton Exo konser?" Tanya Bara pada Aira yang sedang bernyayi lagu don't go. Bara paham sekali dengan Aira ketika pacarnya itu memutar lagu Exo, tandanya perempuan itu sedang rindu boy band asal Korea Selatan itu.

"lupa. Terakhir aku nonton konser NCT." Ucapnya tak bersemangat, "kapan lah mereka come back," ucapnya lesu, mengarah ke Exo.

"nonton Bruno mars Ra kemarin?" Tanya Karina. Aira menggelang dengan mata ke arah spion. "lo nonton Kar?"

"nonton." Jawabnya

"anak itu cuman excited kalo nonton konser Exo." Ujar Real sambil mengambil roti buatan mamahnya di totebag coklat.

"nonton konser NDX aja Ra, seru!!!" seru Joko yang ikut ikutan Real mengambil roti di totebag. "dhik, kowe mbiyen janji karo aku," nyanyi Joko yang mendapatkan pukulan di lengannya oleh Karina.

"next ya Jok, ikut nonton." Ujar Aira.

"woke siap. Pak bos, siap sponsor ga nih? pacarnya mau nonton ini," ujar Joko menaik turunkan alisnya,  mengarahkan pandanganya ke spion agar Bara melihatnya.

BARA BRAYUDANITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang