GEMINI UDARA API LEO: BUKAN MEREDUPKAN MALAH BERKOBAR
'ketika kalian merasa semuanya seimbang dalam hubungan. Disitu, di nyatakan bahwa kamu tidak bodoh karna cinta'
-Aira Alma-
***
Aira bersandar di pundak Bara yang sedang menyetir mobil. Tidak ada angin tidak ada hujan, Bara lebih sering membawa mobil ke sekolah sekarang.
Aira dengan hoodie besar berwarna putih itu bersadar di pundak Bara sambil matanya yang terpejam. Aira tidak bisa meninggalkan episode drakornya begitu saja semalam.
"ga usah begadang makanya!" Bara menyentil jidat Aira dan langsung di tepis dengan perempuan itu. Aira jika mengantuk galak.
"kamu tuh ga tau serunya episode semalem." Aira bergumam, makin mengenakan posisinya di pundak Bara, "kok kamu ga ngantuk sih. Kan begadang?"
"udah biasa." ucap Bara memandang perjalanan di depannya. Padahal Aira mendongak ke arahnya, "ulangin aja besok besok, meraton sampe pagi." omel Bara tanpa menatap Aira. Aira mengangguk spontan, tapi langsung menggeleng ketika Bara melihatnya.
"aku tuh ngantuk tau jangan ngomel dulu ngapa," Aira mengerucutkan mulutnya. Tangannya menyetuh wajah Bara agar kembali ke pandangan jalan.
"ga ada wi-fian." Bara berucap begitu saja, "Baiii masa gitu!!!! Kamu tega sama aku??" Aira merajuk dengan lucu. Susah memang melepaskan Aira dari dunia
k-pop
Bara menghela nafasnya, "Hp kamu sini," Bara menggadahkan tanggannya ke depan wajah Aira. Aira merogoh tas depanya. Menyerahkan dua ponsel dengan tipe yang berbeda.
"baru?" Aira mengangguk, "istirahat ambil ya," Aira mengangguk. Bara meletakan kedua ponsel Aira di pintu tempat duduknya.
"mau ngapain lagi?" tanya Bara melihat Aira yang ingin kembali tidur. "bobo," jawabnya.
"udah mau sampe. Bangun." Bara mendorong kepala Aira dari bahunya, "orang mau tidur aja susah amat." protes Aira kesal.
Aira keluar lebih dulu mendahuli Bara. Dengan menggunakan penutup kepalanya perempuan itu keluar dengan menentang tas dengan malas, "duluan." ucapnya, menutup pintu mobil, dan langsung berjalan.
***
Bara tidak sejahat itu untuk menghapus semua vidio drakor milik Aira. Isi dari aplikasi vidio itu rata rata adalah film drakor yang belum semunya lengkap ceritanya.
"Vin lo bawa flashdisk?" Kevin yang duduk di meja depan menengok ke arah dimana Bara berada.
"ga bawa. Adanya OTG. Kalau mau di tas, ambil aja," jawabnya. Tak peduli dengan kondisi kelas XII IPS 1 yang sudah sangat sangat riweh di jam jam menjelang istirahat.
Bara memindakah semua drakor Aira ke dalam OTG tersebut. Isi dari aplikasi vidio itu sekarang tidak ada sama sekali.
"BARA LO DI PANGGIL IBU SUKMA!!!" teriak Joko di depan pintu. Ada Deon yang sedang laki laki jawa itu rangkul, "CEPET BAR!!! DI TUNGGU." Joko masih di depan pintu, laki laki itu meminum es yang berwadahkan plastik.
Bara menitipkan ponsel Aira ke Joko dan Deon yang duduk duduk di depan kelas, "kasih Aira kalo nyariin," ucap Bara. Menyerahkan dua ponsel itu ke Joko dan Deon.
"yang lain mana?" tanya Bara sambil melihat sekeliking koridor. Laki laki berkacak pinggang.
"Bams cari wi-fi. Cekra? Ga tau kemana," jawab Deon.
"cepet sana Bar!" usir Joko, "gara gara jarang masuk kelas bu Endani kayanya lo tuh, ada bu Endani soalnya." ucap Deon. Panggung nya ia senderkan ke dinding tembok.
KAMU SEDANG MEMBACA
BARA BRAYUDANI
RomansaBAGIAN DUA DARI BARA [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Geng besar yang di pimpin seorang Bara Brayudani, membawa namanya melambung di seantero SMA PK di akhir masa jabatannya sebagai ketua G.O.VA. Laki laki yang di sukai banyak perempuan itu telah mema...
