Happy Reading...
Keadaan Arland semakin membaik, bahkan empat hari yang lalu Arland diperbolehkan untuk pulang. Selama Arland dirumah sakit, setelah pulang dari sekolah Meisya selalu menemani Arland. Terhitung Arland dirumah sakit sampai satu Minggu
Kalau kalian bertanya tentang pernikahan Arland dan Dita jelas batal. Arland sendiri lah yang mbatalkannya dan yang lainnya hanya setuju terutama Dita. Saat Arland dan yang lainnya mengetahui Dita berbohong jelas saja mereka marah bahkan selama dua hari tidak ada yang berbicara dengan Dita namun berkat ke dewasaan Meisya, akhirnya Meisya yang membuat hubungan yang lainnya dengan Dita kembali membaik
Dan sebelum kabar kehamilan Dita menyebar, Dita terlebih dahulu keluar dari sekolah dan hal itu disetujui oleh teman-temannya. Tentang ayah dari bayi yang Dita kandung akhirnya bertanggung jawab hal itu tak luput dari bantuan Meisya dan Aldan terlebih Meisya sangat mengenal baik Pak Aldi dan keluarganya. Yang lebih mengejutkan lagi, ternyata Pak Aldi adalah pria yang ingin dijodohkan dengan Dita
Awalnya kedua orang tua Aldi dan Dita sangat marah, namun kemarahannya hanya sebentar saja
Tepat hari ini adalah hari pernikahan Dita dan Aldi, pernikahan mereka cukup mewah namun mereka hanya mengundang rekan bisnis ke dua orang tuanya, sahabat-sahabat terdekatnya dan juga keluarga besar mereka
Saat ini Athaya dan Nakula menghampiri Dita dan Aldi untuk mengucapkan selamat yang diikuti teman-teman mereka keculai Arland dan Meisya
"Selamat ya sayang" ucap Athaya sambil memeluk Dita
"Makasih Ta" jawab Dita
"Selamat loh pak Aldi..Gak nyangka guru killer kita suami nya temen kita ya" ujar Rafa sambil memeluk Aldi
Sedangkan Aldi hanya tersenyum tipis
"Selamat Pak Aldi dan Dita" ujar Aldan
Uhuk uhuk
Alvin berpura-pura batuk
"Sakit sih tapi gak berdarah" ujar Alvin sambil melirik Dita dan Aldan secara bergantian
"Gini ya Vin, jadi selama ini si doi cuma jagain jodoh orang doang" ujar Rafa dengan meledek sambil matanya melirik Aldan dan Dita
Pak Aldi hanya terkekeh "Sorry nih, Dita nya gua tikung" ucap Pak Aldi santai tapi ditelinga Aldan seperti sindiran
Seketika Aldan membulatkan matanya, merasa tak enak dengan Pak Aldi "Astaga Pak. Saya sama Dita udah gak ada rasa apa-apa loh..Jadi bapak gak usah khawatir" santai Aldan
Pak Aldi hanya terkekeh, sebenarnya dia hanya bercanda saja agar suasana diantara mereka tidak tegang. Pak Aldi menoleh ke arah Dita sambil tersenyum tipis, jika ditanya bagaimana perasaannya terhadap Dita jelas saja Pak Aldi belum bisa menjawab, karna dirinya menikahi Dita hanya untuk sebuah tanggung jawab tapi dirinya tak menutup hati untuk Dita masuk ke dalam hatinya. Bagi Pak Aldi menikah hanya sekali, dan dirinya akan berjanji untuk membahagiakan Dita dan anaknya kelak tak perduli perasaan yang dirinya miliki
"Dita emang cantik pak, tapi ga harus ngeliatnya sebegitunya" ujar Reva ceplas cepolos yang membuat Pak Aldi hanya menggaruk lehernya yang tak gatal merasa malu ketahuan melihat Dita seperti itu
Sedangkan Dita hanya tersipu malu
"Maaf telat" ujar Meisya yang baru saja datang bersama Arland
"Beduaan Mulu sih, inget bukan mahrom" ujar Rafa
"Gandengan Mulu ke mo nyebrang" semprot Athaya
Meisya dan Arland langsung saja melepaskan genggamannya
KAMU SEDANG MEMBACA
ARLAND {SELESAI}
Fiksyen RemajaCuek? Moodyan? Nakal? Most wanted? itulah Arland Earliyano Aditama, Si Pentolan SMA Nusantara. Ketua Geng Rajawali sang penguasa jalanan. Ketampanan pentolan SMA Nusantara itu mampu meluluhkan para wanita. Tapi, bagaimana bisa seorang wanita dengan...
