Ancaman 1

8.8K 394 1
                                        

Happy Reading...

Saat Arland ingin memencet bel rumah Meisya, Meisya lebih dulu membuka pintu rumahnya

"Ka Arland" Pekik Meisya kaget sedangkan Arland hanya mengerutkan dahinya

"Ngapain disini?" Tanya Meisya

"Jemput lo"

"Kaki gua udah gak papa juga, ngapain jemput"

"Gua gak peduli. Intinya gua mau jemput lo"

"Hah?"

"Lo ambil hoodie atau jaket gih sana"

"Buat apa?"

"Nutupin paha lo. Gua bawa motor"

Meisya mengangguk dan berlari ke arah kamarnya yang dilantai 2 untuk mengambil hoodie dengan cepat. Cewek itu tidak mau Arland menunggunya lama

Arland menarik tangan Meisya untuk melingkar dipingganya namun Meisya buru-buru menariknya kembali "Gak usah modus ka Arland"

"Gua mau ngebut" Ketus Arland seraya menarik kembali tangan Meisya untuk melingkar dipingganya.

Setelah itu Arland menjalankan motornya dengan kecepatan dibawah rata-rata. Hanya membutuhkan waktu 15 menit motor Arland sampe diparkiran SMA Nusantara "Gih sana masuk"

Meisya mengangguk "Makasih Ka Arland"

Meisya berjalan dikoridor sekolah dengan senyuman, sesekali menyapa kakak kelas yang ia lewati meski tak semua membalasnya.

"Meisyaa" Pekik seseorang

Meisya yang namanya dipanggil menoleh ke arah belakang, Dia bisa melihat Tata yang sedang berlari kecil ke arahnya

"Skuy. Ke kelas bareng" Ujar Tata

Lalu mereka berjalan ke kelas X IPA 2

"Eh ada neng-neng cantik. Mau kemana? Mau dianterin babang-babang tampan ga" Ujar salah satu kaka kelas laki-laki

Tata menatapnya tajam "Ogah. Kaka jelek belum mandi lagi, iuh"

Tata menarik tangan Meisya untuk pergi dari kaka kelas itu

"Ta. Pelan-pelan dong"

"Iya. Maaf Sya, lagian tuh kaka kelas ngeganggu aja"

....

"Aldan" Panggil Mrs. Olin saat melihat Aldan sedang tidur dengan menjadikan buku sebagai bantalnya

Aldan nampak tak mendengar panggilan Mrs. Olin, hal itu membuat Mrs. Olin kesal

Mrs. Olin berjalan ke arah meja Aldan sembari membawa segelas aqua lalu menyiramkan nya ke muka Aldan

Byur

"Bangsat" Kaget Aldan

Mrs. Olin menatapnya tajam "Apa? Saya bangsat?"

Aldan gelagapan "Bukan Mrs ko"

"Hukum aja Mrs. Olin" Teriak Joshua yang duduk dibelakang Aldan bersama Rafa

Aldan menatap Joshua garang

"DIAM!!"

"SEKARANG ALDAN KAMU KELUAR DARI KELAS SAYA!!" Perintah Mrs. Olin

Mau tidak mau Aldan mengikuti perintah Mrs. Olin

"Kalo cuma disuruh keluar saya juga mau" Celetuk Joshua

"KAMU JUGA BISA KELUAR JOSHUA" Suruh Mrs. Olin

ARLAND {SELESAI}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang