Di ajarin Meisya

4.2K 234 2
                                        

Happy Reading..

Tiga bulan kemudian...

Sudah hampir sebulan ini Meisya di sibukan dengan organisasinya. Di awal bulan November ini akan diadakan pemilihan ketua osis dan wakil ketua osis yang dimana Meisya mendaftarkan dirinya sebagai calon wakil ketua osis

Untuk pemilihan ketua osis dan wakil nya tahun ini terdapat empat kandidat. Kandidat pertama diisi oleh Alina Pramudita dari kelas 11 IPS 2 sebagai calon ketua osis dan Pamela Agatha dari kelas 11 IPS 2 sebagai wakil nya

Kandidat dua diisi oleh Bagaskara Saputra dari kelas 11 IPA 1 sebagai calon ketua osis dan Abian Dewanta dari kelas 11 IPA 2 sebagai wakilnya

Kandidat tiga diisi oleh Afkham Herlino dari kelas 11 IPS 1 sebagai calon ketua osis dan Rania Ayudia dari kelas 11 IPS 2 sebagai wakilnya

Yang terakhir, kandidat empat diisi oleh Ghibran Alfarizi dari kelas 11 IPA 2 sebagai calon ketua osis dan Meisya Adelia Mahardika sebagai wakilnya

Dari kandidat-kandidat tersebut, kandidat nomor empat lah yang sangat menggemperkan. Karna seorang Ghibran mencalonkan sebagai ketua osis yang kadar ketampanannya tak perlu diragukan lagi ditambah dia lah ketua dari ekskul Voli. Tak hanya itu, Ghibran merupakan adik tiri dari seorang Nathaniel Adisson yang merupakan mantan ketua osis Sma Nusantara

Saat ini Ghibran dan Meisya sedang duduk di sebuah taman, semalam mereka janjian untuk membahas tentang visi misi mereka menjadi ketua osis dan wakil ketua osis

"Jadi gitu?"

Ghibran mengangguk "Gua rasa bagus begitu"

"Iya. Gua juga setuju"

"Fix nih ya"

Meisya hanya mengangguk

"Kelar juga"

"Sya"

Meisya berdehem sambil menutup laptop miliknya

Ghibran menggaruk lehernya yang tak gatel

"Kenapa sih Ghib?"

"Hmm"

"Kenapa?"

"Gua mau nanya" Ucap Ghibran pelan

Meisya menatap Ghibran dengan dahi yang mengerut "Mau nanya apa?"

Ghibran berdehem "Lo kan mantannya Ka Nathan nih"

"Ya terus?"

"Tiga bulan ini lo pernah kontek-kontekan sama dia ga?" Tanya Ghibran dengan raut keponya

Meisya diam lalu menggeleng sedangkan Ghibran menghembuskan nafasnya kecewa

"Kalo boleh tau, kenapa lo nanya gitu"

Ghibran menatap Meisya sebentar, lalu mengalihkan tatapan nya ke arah lain "Lo tau, gue adik tiri Ka Nathan. Nyokap gue sama bokap Ka Nathan nikah udah hampir 4 bulan ini"

"Selama itu, Ka Nathan gak nerima gue dan nyokap gue bagian dari keluarganya. Ka Nathan pikir, nyokap gue penyebab bokap dan nyokap dia cerai"

"Selama dia pergi Ke Jerman, dia gak pernah ngehubungin bokap nya ataupun nyokapnya.... Gua pikir dia ngehubungin lo"

Meisya menggeleng "Nanti, gua coba bantu hubungin dia" Ghibran menatap Meisya tak percaya "Lo serius?" Meisya mengangguk "Makasih Sya, lo emang cewe baik"

"Lebay" Meisya terkekeh setelah mengucapkan itu

"Udah kelar kan ini?"

"Iya" Jawab Ghibran

ARLAND {SELESAI}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang