Happy Reading...
"Kenapa kamu?" Iren melihat anak semata wayangnya turun dari kamarnya dengan muka kusutnya
"Gapapa"
"Emang kamu cewe apa, kalo ditanya jawabnya gapapa" Iren menaruh majalah yang sempat ia baca di meja
"Ya engga lah" Arland mengambil toples yang berisi kue nastar lalu Ia makan. Gerak gerik Arland tak lepas dari pandangan Iren
"Ngapain sih mih"
Iren menyipitkan matanya, menatap Arland "Galau ya" Ledeknya
Yang awalnya fokus dengan kue nastar ditoples, beralih menatap Iren
"Sok tau"
Iren mengambil bantal yang berada disofa "Gini-gini mamih pernah muda loh"
Arland mengangguk "Jadi, sekarang mamih ngerasa udah tua dong"
"Heh, enak aja" Iren menepuk pelan pipinya "Kulit mamih aja masih kenceng begini"
"Yaiyalah mamih kan perawatan" dengus Arland
"Yaiyalah harus, biar papih kamu ga selingkuh" Iren kembali mengambil majalah untuk Ia baca
"Umur mamih berapa si"
"39, masih muda kan"
Arland menyemburkan kue nastar di mulutnya
"Jorok ih"
"Mamih bilang 39 masih muda? Otak mamih gesrek ya?"
Iren melempar bantal diwajah Arland "Sembarangan, kalo mamih nya gesrek anak nya apa"
"Ganteng"
"Mimpi kamu"
"Mih, pesenan Arland udah ada belum?"
Iren mengerutkan dahinya "Emang kamu mesen apa? Mamih ko gainget"
Arland memdengus kesal "Pelupa. Faktor umur gitu tuh"
"Emang kamu pesen apa?"
"Bikinin brownies buat pacar Arland"
Iren menepuk dahinya, lupa "Mamih lupa Land"
Arland berdecak malas
"Yaudah nanti mamih bikinin, kamu kasihnya besok aja ya"
Arland mengangguk, terlintas di otaknya untuk menjahili wanita dihadapannya ini
"Mih"
"Hm"
"Mih"
"Apa"
"Mih"
"Apasih!" sewot Iren
"Liat Arland sini"
Arland nampak serius yang membuat Iren terkejut
"Sebenernya.. Sebenernya.. Seb---"
"Sebenernya apasih, jangan buat mamih kepo sih"
Arland mengangguk "Tapi mamih jangan kaget ya" Iren ikut mengangguk
"Sebenernya papih itu selingkuh" lirih nya
Krik
Krik
Iren mengangguk santai, namun seperkian detik suara nya terdengar menggelegar "APA!!!"
"Papih selingkuh sam--"
Iren menepuk Arland dengan bantal "Jangan ngaco kamu"
Arland hanya memutar bola matanya, malas
KAMU SEDANG MEMBACA
ARLAND {SELESAI}
Novela JuvenilCuek? Moodyan? Nakal? Most wanted? itulah Arland Earliyano Aditama, Si Pentolan SMA Nusantara. Ketua Geng Rajawali sang penguasa jalanan. Ketampanan pentolan SMA Nusantara itu mampu meluluhkan para wanita. Tapi, bagaimana bisa seorang wanita dengan...
