Happy Reading...
Meisya berjalan dikoridor dengan langkah yang terburu-buru. Satu langkah lagi menuju kantin namun panggilan dari Sang Ketua OSIS memberhentikan langkahnya. Meisya menoleh ke arah belakang, Dia bisa melihat seorang Nathan sedang menatapnya sembari memasukan tangannya ke dalam saku celana abu-abunya.
Nathan menghampiri Meisya.
"Kenapa Ka?" Tanya Meisya dengan raut yang bingung karna untuk pertama kalinya seorang Nathan menghampirinya
"Sibuk gak?"
Meisya menggeleng, sebenernya dia lapar makannya buru-buru ke kantin
"Ke kantin mau apa?"
"Makan ka. Laper"
Nathan mengangguk kecil "Berhubung saya ketemunya kamu, saya mau minta tolong"
Meisya mengerutkan dahinya "Apa yang bisa Meisya bantu ka"
"Bantuin saya mengurus proposal"
"Loh Ka Audi?"
"Dia di UKS sakit"
"Ka Jeni?"
"Gamasuk"
Meisya mengangguk "Yaudah ka. Ayo Meisya bantu" Ujar Meisya hendak berjalan ke ruang OSIS, namun tangan Nathan menghentikannya
"Kamu lapar kan? Ayo beli makanan. Nanti makan diruangan saya aja"
Nathan Imanuella anak seorang pemilik sekolah dan sekaligus Ketua OSIS SMA Nusantara.
Tampan, cerdas, most wonted, kaya, good boy, pendiam sudah melekat didalam seorang Nathan Imanuella. Cowok kedua yang menjadi incaran siswi SMA Nusantara.
Nathan berjalaan sembari menggandeng telapak tangan Meisya ke dalam kantin. Seorang Nathan yang menggandeng telapak tangan Meisya tak luput dari arah pandang penghuni kantin saat ini.
"Land, lo kayanya kalah start sama Nathan" Celetuk Alvin
"Bacot" Gertak Arland
"Wah si bos marah" Ujar Alvaro
"Lah galak ya" tambah Rafa
"Gua gak salah liat kan Ta" Tanya Dita
"Cocok banget gila" Kata Dita heboh
"Apaan si Dit. Gatau kenapa gua lebih srek sama si Arland pea"
"Mau apa?" Tanya Nathan
"Hmm.. Apa aja ka"
Nathan mengangguk dan berjalan ke arah stan siomay dan memesan 2 porsi lalu kita stan minuman dan mengambil 2 botol air mineral
"Ka. Kenapa ka Nathan yang bayarin"
"Gak papa"
"Meisya gaenak"
"Gaenak kasih kucing"
"Ga gitu juga" gerutunya
"Ayo ke ruangan saya" Ujar Nathan dan melangkahkan kakinya ke Ruangannya sembari membawa nampan yang berisi makanan dan minuman.
Meisya mengikuti Nathan dibelakangnya tanpa sadar senyum tipis tercetak dibibirnya
....
Saat ini anak Rajawali sedang berkumpul di markasnya
"Lan. Lo diem gitu si Meisya sama Nathan"
Arland diam "Trus gua harus ngapain ro"
Alvaro berdecak "Ya lo pepet Meisya nya lah"
KAMU SEDANG MEMBACA
ARLAND {SELESAI}
Teen FictionCuek? Moodyan? Nakal? Most wanted? itulah Arland Earliyano Aditama, Si Pentolan SMA Nusantara. Ketua Geng Rajawali sang penguasa jalanan. Ketampanan pentolan SMA Nusantara itu mampu meluluhkan para wanita. Tapi, bagaimana bisa seorang wanita dengan...
