Alika si bar-bar

5.7K 301 1
                                        

Happy Reading..

Selasa
Pukul 10.30 WIB

XI IPA 2

Saat ini pelajaran SBK nah kebetulan sekali guru SBK sedang tidak masuk. Penghuni kelas XI IPA 2 memanfaat waktu kosongnya untuk menyalin PR Matematika wajib milik sang ketua kelas yang tak lain Keira. Keira bisa dibilang si otak jenius tapi dia sangat pendiam.

"RAFAAAA!!!" Teriak Alika kesal, karena Rafa mengambil tipe-x nya yang berada diatas meja

"Minjem bentar Ka" Ujar Rafa sembari berjalan ke arah mejanya

"Minjem-minjem, lo mah kalo minjem pasti gak dibalikin" Kesal Alika

"Yaelah dua ribuan bae dimasalahin" Ujar Rafa dengan wajah tanpa dosanya

Wajah tanpa dosa Rafa membuat Alika ingin melempar tasnya pada Rafa

Alika berjalan ke arah mejanya kembali lalu melanjutkan menulisnya. Hampir 20 menit tipe-x yang dipinjam Rafa belum dikembalikan sontak membuat Alika menggeram kesal

"RAFAAAA!!!" Teriak Alika

"GANTENG" Jawab Rafa

"MANA TIPE-X GUEEE" Teriak Alika

"Teriak-teriak gitu berasa di kebun binatang kali" Celetuk Alvin

Sedangkan Rafa hanya mengedikkan bahunya acuh. Alika yang melihatnya sangat kesal

"Balikin tipe-x gue Rafa jelekkkk" Kesal Alika

"Bodooo" Jawab Rafa

"Landdd!! Bilangin curut lo suruh balikin tipe-x gue!!" Ujar Alika mengadu kepada Arland membuat Arland yang sedari tadi fokus dengan ponselnya mengangkat pandang

"Lo ngomong sama gua?" Tanya Arland

"Bukan, sama tembok" Ketus Alika yang membuat penghuni kelas tertawa terbahak-bahak sedangkan Arland cuek dan kembali dengan ponselnya

"Arlandddd" Panggil Alika kembali

"Apasih ka" Kesal Arland

"Bilangin suruh balikin tipe-x guee" Ujar Alika

"Bilangin siapa? Bu Nila? Kan beliau gak masuk" Ujar Arland berusaha membuat Alika kesal

"Arlandddd!! Mau gua timpuk pake sepatu, hah!" Kesal Alika

"Mana sepatunya? Lo mau buka sepatu? Jangan deh, gua takut kaos kaki lo kemaren gak ganti nah bisa-bisa kelas ini bau" Ujar Arland

"Bener-bener ya lo Land" Kesal Alika seraya ingin melepaskan sepatunya. Baru saja Alika ingin melemparkan sepatunya ke arah Arland, Joshua yang duduk disebelah Arland berdiri dan menjauhi Arland sontak mengurungkan niat Alika yang ingin melemparkan sepatunya

"Gua pergi, baru lo lempar sepatunya Ka" Ujar Joshua lalu meninggalkan kelas

"Temen laknat" Ketus Arland

"Lempar ka" Suruh Alvin

"Lo lemparnya di jidat Ka" Suruh Alvaro

"Lo lempar nih bangku melayang ya" Ujar Arland

"Gak peduli"

Arland berlari ke bangku Aldan. Dan mengumpat disamping Aldan yang sedang rebahan.

Tuk

Sebuah sepatu mendarat tepat kepala Aldan sontak Aldan kaget dan memelototkan matanya. Diambil benda yang sudah menimpuknya

"Mampus! Singa ko dibangunin" Celetuk Alvin

ARLAND {SELESAI}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang