Happy Reading...
"Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh" ucap wakil ketua osis yang bernametag Dean
Setelah Nathan keluar dari sekolah, tugasnya dialihkan kepada Dean
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh"
Saat ini murid-murid SMA Nusantara sedang berada di lapangan untuk mendengarkan pengumuman ketua dan wakil ketua osis yang baru
"Setelah melewati proses Debat, Kampanye dan Pemilihan, tiba waktunya Pengumuman Hasil Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2020/2021. Kita sama-sama lihat, kandidat empat lah yang memperoleh suara terbanyak yang disusul kandidat satu. Oleh sebab itu, bisa kita simpulkan kandidat empat lah pemenangnya"
"Selamat untuk Ghibran Alfarizqi dan Meisya Adelia sebagai ketua dan wakil ketua osis SMA Nusantara periode 2020/2021. Semoga kalian amanah dan mampu mengemban tugas dengan baik serta memajukan osis dan sekolah yang kita cintai ini. Untuk kandidat lain tetap semangat, kalian hebat"
"Beri tepuk tangan untuk ketua dan wakil ketua osis kita yang baru ini"
Prok
Prok
Prok
"Asyelelep, bu wakil cantikk "
"Aduhh cogan gua jadi ketua osis"
"Ghibrannn gue ketua osis"
"Ah damage Ghibran ganahan ey"
"Jangan galak-galak ya Mas Ghibran"
"Mba Meisya jangan galak-galak juga"
Ghibran dan Meisya hanya tersenyum menatap teman-temannya
Setelah acara pengumuman itu, Meisya kembali ke kelasnya bersama Athaya. Sebelum kembali Meisya menyapa Arland yang sedang berjalan dengan Aldan, Rafa, Alvaro dan Alvin
"Mau langsung ke kelas ka?" Tanya Meisya. Arland hanya menatap datar Meisya tanpa berniat menjawab pertanyaannya
"Ka"
"Cabut" Dingin Arland. Arland segera pergi dari hadapan Meisya
Meisya hanya mampu menghela nafasnya lelah
"Ada masalah apa?"
"Gatau"
"Coba lo ajak ketemuan terus lo tanya ada masalah apa"
Meisya mengangguk
"Kalo bisa pulang sekolah lo selesain masalahnya"
"Iya Athaya sayang, yuk masuk" Meisya menarik tangan Athaya agar lebih cepat berjalan ke arah kelas mereka
....
Saat ini Meisya dan Arland sedang makan bakso di sebuah taman. Setelah bel pulang sekolah, Meisya mengajak Arland untuk ke taman
"Ka"
Arland hanya berdehem sebagai jawabannya. Setelah memakan akso, mereka memutuskan untuk duduk sebentar ditaman. Arland fokus memainkan game di ponselnya sementara Meisya sibuk memperhatikan Arland
"Kamu kenapa?"
"Gak"
"Marah?"
"Gak"
Meisya menghela nafasnya lalu memegang pipi Arland untuk menatapnya
"Apaan"
"Dari kemarin kenapa coba"
KAMU SEDANG MEMBACA
ARLAND {SELESAI}
Подростковая литератураCuek? Moodyan? Nakal? Most wanted? itulah Arland Earliyano Aditama, Si Pentolan SMA Nusantara. Ketua Geng Rajawali sang penguasa jalanan. Ketampanan pentolan SMA Nusantara itu mampu meluluhkan para wanita. Tapi, bagaimana bisa seorang wanita dengan...
