sepia

86 11 3
                                        

kita selalu sendirian
tiada bergeliat meraih masing-masing
ramai menumbuhkan sepi
pantang bertemu tiada beriring

asket-asket berkompetisi
memori-memori diajak berpendar
dan kesepian tetap mengisi
ruang-ruang tak berdasar

atau mungkin kesepian adalah
kandungan utama tubuh manusia
yang tidak pernah kering
sebuah hasrat untuk terpuaskan
sekaligus hasrat untuk terasing

dalam sepia dan warna lainnya
aku dilukis kesepian
di tengah dunia yang mahabesar
aku memuja kesendirian

di sendirian semua tanya
terjawab, juga terlipatgandakan
di keramaian manusia mendamba sesama, juga gigih menyisih raga

di sendirian semua tanyaterjawab, juga terlipatgandakandi keramaian manusia mendamba sesama, juga gigih menyisih raga

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
MONOPOEMATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang