kita selalu sendirian
tiada bergeliat meraih masing-masing
ramai menumbuhkan sepi
pantang bertemu tiada beriring
asket-asket berkompetisi
memori-memori diajak berpendar
dan kesepian tetap mengisi
ruang-ruang tak berdasar
atau mungkin kesepian adalah
kandungan utama tubuh manusia
yang tidak pernah kering
sebuah hasrat untuk terpuaskan
sekaligus hasrat untuk terasing
dalam sepia dan warna lainnya
aku dilukis kesepian
di tengah dunia yang mahabesar
aku memuja kesendirian
di sendirian semua tanya
terjawab, juga terlipatgandakan
di keramaian manusia mendamba sesama, juga gigih menyisih raga
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
MONOPOEMA
PuisiM O N O P O E M A Kuambil kembali apa yang tidak pernah kumiliki.
