abaikan lonceng kecil
di sudut dekat waktu
biarkan layar itu mati
istirahatkan ibu jarimu
berat badan berubah instan
dan berpantang tinggal cerita
olahraga jadi senjata
begitu mudah disita
pada notif-notif anyar
majasmu dibakar
jejakmu telantar
air mukamu kurang ajar
dan kau kutuk orang tuamu
dari usaha menghentikanmu
menyulap kotak kecil bercahaya
menjadi satu-satunya dunia
jalan menunduk
bicara menunduk
berpikir menunduk
suatu saat nyawamu tunduk
pada kosongnya realitas
pada kurangnya kapasitas
kau akan dijual kiri kanan
dan belajar cara tertekan
kau rebah, pada dipan terpaku
dunia berlari menjauhimu
di sendirian kau makan dirimu sendiri
di keramaian kau dimakan ramai-ramai
KAMU SEDANG MEMBACA
MONOPOEMA
PoetryM O N O P O E M A Kuambil kembali apa yang tidak pernah kumiliki.
