adakah acara malam ini?
dunia lagi jatuh cinta, berjuta beringasnya
seragam-seragan dijual ke calon mertua
minta maaf adalah ilmu meringankan hukum, katanya
dan menunda-nunda adalah hukuman seumur hidupnya
dan buah-buah sesungguhnya
jatuh tidak jauh dari penjualnya
membusuk tidak jauh dari lapaknya
manusia antri jadi pemalas negeri sapi
siap potong siap perah
yang hari tuanya terjamin
oleh potongan gaji sendiri
dua jam jadi tiga bulan lebih sehari
seperti gerimis, katanya, berkat mereka
licik seperti ular, rakus seperti babi
seperti eksekutif, rupanya, gaya mereka
seumur hidup budak seragam
lima enam baru bisa makan jaminan
pemalas negeri sapi berkulit cokelat
di pasar jam sebelas diprogram untuk terbenam
negara mencintai sapi-sapi cokelat
pun demikian badan perkreditan
pasak membesar sampai mau meledak
tiang kecil sampai badan tergeletak
KAMU SEDANG MEMBACA
MONOPOEMA
PoesíaM O N O P O E M A Kuambil kembali apa yang tidak pernah kumiliki.
