fasad menghalangi kepala jasad
paralisis pada tanya-tanya tersesat
kertas uji terlampir, tabib berhitung
meningkat penanda tertentu
tanda masalah yang lebih besar dari itu
dan kalau ditanya lebih lanjut
jasad tak mampu menjawab
apa arti hidup
mungkin karena hari-hari?
yang adalah jahat ini?
mendidik dan merusaki
tubuh lumpuh yang rajin memaki
di gelap gatal meletup-letup
pada pertanyaan seputar hidup
sempat bibirnya bicara
di girilaya hendaklah astungkara!
jasad menjadi seluruhnya fasad
abulia muncul dengan cepat
lesat waktunya melambat
peluk dirinya merapat
mati rupanya sebegitu penat
KAMU SEDANG MEMBACA
MONOPOEMA
شِعرM O N O P O E M A Kuambil kembali apa yang tidak pernah kumiliki.
