tidurku lelap
seperti halaman gereja
setelah diserang pembencinya
napasku sesak
seperti parkiran mall
seusai sinema tengah malam
nadiku senyap
seperti perpustakaan daerah
di hari-hari biasa dan juga liburnya
kamarku gelap
seperti tenda pendakian
di timbunan latosol merah
doaku resah
seperti bukaan lima
pada jalan lahir ibu kita
KAMU SEDANG MEMBACA
MONOPOEMA
PoesíaM O N O P O E M A Kuambil kembali apa yang tidak pernah kumiliki.
