ada yang salah pada malammu
kau lepaskan gelisahmu yang berkeringat
kau cuci dan gantung di depan kipas
menunggu pagi datang mengeringkannya
gelisahmu berbau tengik
dipenuhi segala konflik
yang kau sembunyikan sebelum menyapa pintu pagar
lantai kamarmu berubah cermin, memantulkan segala kebohongan
lelahmu menolak bersyukur
ditiupi kipas yang belum tidur
menunggui kepulanganmu yang gerah
menunggui wajahmu yang membenci malam dan terus-terusan marah
karena tak kunjung menyisihkan waktu
untuk dirimu sendiri
untuk isi pikiranmu sendiri
untuk doa-doa yang masih terbungkus rapi
untuk janji-janji yang tersandung tetapi
gelisahmu masih tengik dan basah
meski terkipas sepanjang malam
lalu kau kenakan ke tempat kerja
karaktermu bungkam sepanjang jalan
KAMU SEDANG MEMBACA
MONOPOEMA
PoetryM O N O P O E M A Kuambil kembali apa yang tidak pernah kumiliki.
