Udah siapin hati buat baca ini?💔
Udah siap untuk penuhin komentar di setiap paragraf? Harus ramein ya!
•••
Fajar menatap sebuah kiriman berupa map cokelat yang diberikan oleh seorang gadis dihadapannya yang tidak lain adalah Jelita Anova yang sudah menunjukan seringai liciknya. Fajar sama sekali tidak tahu apa isi di dalam map tersebut sebelum ia mengeceknya sendiri. Ia menemukan sebuah majalah dewasa seri keluaran terbaru.
Hal yang berhasil mengejutkannya adalah sampul terdepan dari majalah tersebut memepelihatkan Alya yang secara tidak terduga menjadi model dalam seri terbaru dengan keadaan hanya sebatas menggunakan bikini, hingga menonjolkan kesan yang sangat seksi. Fajar tidak menyangka jika perempuan polos seperti Alya itu bisa menunjukan keseksiannya dan membuat pandangan orang lain terhadapnya seketika berubah dalam sekejap.
Fajar tersenyum merekah, berbagai macam niat buruk mulai terbayang dalam pikirannya. Jelita merasa puas melihat reaksi yang ditunjukan oleh Fajar.
"Lo bisa manfaatin itu untuk ngelakuin apapun yang lo mau, termasuk menginjak - injak harga dirinya." kata Jelita membuat Fajar berdecih.
"Sejak awal gue liat lo pengen banget ngeliat dia hancur, apa karena lo malu kalau semua orang tau kalau kalian sepupuan?" tanya Fajar mengetahui rahasia itu."Lo kira gue nggak tau?"
Jelita melangkah mendekati Fajar, melipat kedua tangannya di depan dada dan menatap lelaki itu dengan menantang,"Lo kira selama ini gue juga nggak tau kalau lo gay? Yang menjadi alasan utama lo selalu kasar sama perempuan manapun?" Jelita balik mementahkan Fajar dengan membongkar rahasia besar lelaki itu.
Fajar tertawa setelahnya,"Artinya kita berdua sudah bertukar rahasia?"
"Bukan cuma bertukar rahasia, bahkan kita punya tujuan yang sama." jawab Jelita ambigu.
Ponsel Fajar berdering karena sebuah pangilan masuk, membuat lelaki itu langsung menaruh fokus. Panggilan tersebut berasal dari Aldam. Fajar segera pergi dari hadapan Jelita untuk mengangkat panggilan tersebut dengan tujuan menjaga ruang privasinya.
Aldam : "Dateng ke bar sekarang kalau lo mau tau siapa yang datang."
Fajar pun memutuskan membolos kelas tambahan untuk segera pergi mengunjungi bar miliknya. Dapat menebak siapa yang berani menginjakan kakinya disana, rahang Fajar seketika saja mengeras.
•••
Tiga teman Fajar seperti biasanya akan ada di bar milik Fajar, yang sudah menjadi basecamp mereka jika ingin berkumpul bersama. Azriel datang dengan membawa sebuah majalah dewasa ditangannya dan melempar ke atas meja membuat Ozine dan Aldam yang asik bersantai disebuah ruangan khusus itu langsung merasa tertarik.
Aldam membulatkan matanya terkejut dan menunjuk kerarah sampul majalah tersebut. Wajah dari perempuan yang menjadi model dalam majalah tersebut sekilas terlihat sangat tidak asing dimatanya, sebelum akhirnya ia berhasil mengenalinya.
"Gila, nih cewek bukannya pacarnya si Fajar?" heboh Aldam, sementara Ozine dan Azriel masih diam, berusaha untuk mengingat - ngingat.
"Lo pada nggak inget? Itu, cewek yang pernah Fajar bawa kesini, yang tega dia tendang sampe ketakutan." Aldam berusaha memancing ingatan kedua temannya. Aldam berdecak karena mereka belum juga ingat.
"Oh gue inget! Yang namanya kalau nggak salah Alya, bukan?" balas Azriel.
"Hah, yang bener aja? Tuh cewek bukan penampilannya kelihatan polos, kenapa tiba - tiba muncul di majalah dewasa??" tanya Ozine cukup terkejut. Ia mulai mengamati gambar gadis itu dengan cermat."Anjir, apa kita kena ketipu sama penampilan luarnya?"
KAMU SEDANG MEMBACA
STIGMA (SELESAI)
Teen Fiction[SUDAH TERBIT DAN TERSEDIA DI GRAMEDIA] [GENORAZORS SERIES 2] Aralya Rylie Millano, hidupnya tidak seindah senyumannya yang selalu ia perlihatkan pada dunia. Ia terlahir karena hubungan satu malam. Selain keluarga besarnya, ayahnya, semua orang juga...
