┃43

1.1K 215 16
                                        

<Outfit (Name)>

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

<Outfit (Name)>

~~~~~~Δ~~~~~~

"(Name), apapun yang bakal terjadi nanti, tetaplah tenang. Oke?"

Itu adalah kata-kata terakhir Mikey sebelum kemudian pintu besi berukuran besar di depan sana di buka lebar.

Tanganku kemudian di gandeng pria itu untuk mulai melangkah masuk ke dalam. Begitu erat, begitu hangat.

Ku lirik sekilas gestur wajah Mikey dari samping. Tatapannya begitu serius dan mengintimidasi. Baru kali ini aku melihat sosoknya yang seperti itu.

Di depan sana sudah ada para member Valhalla yang beranggotakan lebih dari 300 orang.

Kemudian di tengah-tengah lapangan luas berdirilah sosok pria setengah botak yang memiliki peran sebagai wasit di sini.

Draken maju sebagai perwakilan Toman. Sedangkan dari Valhalla ada Kazutora yang memiliki niat ingin membunuh Mikey.

Membuatku memicingkan mata sejenak.

"Syarat kami hanya satu, jika kami menang, serahkan Baji kepada kami."

Sekilas aku mendengar percakapan antara tiga orang disana. Nampak sekali bahwa Draken sedang malakukan negoisasi kepada kazutora.

Namun sial! Pria itu menolak! Lalu memilih menghajar wasit yang berusaha untuk menghentikan kegaduhan mereka.

"Oi Mikey! Apa kau seorang pengecut hah? Sampai-sampai membawa gadismu untuk maju kemari? Haha, jangan bilang kau itu banci lemah yang hanya bisa bertarung saat ditemani pacar saja?"

Hanma memekik lantang. Sanggup membuat telingaku sedikit sakit. Begitu juga dengan Mikey.

Pria itu nampak mengeratkan genggaman tangan dan berdecih kasar. Namun segera aku halang karena belum saatnya untuk melayangkan tinjuan.

"Jangan Mikey, tenang dulu."

"Tapi dia——"

"Sudahlah, abaikan saja. Fokus dengan pertarungan di depan sana."

Akhirnya pria itu menurut. Lalu memilih diam dan memperhatikan Kazutora yang sepertinya sudah mulai memberi aba-aba untuk siap menyerang.

"MARI KITA MULAI, MIKEY!!"

"AYO MAJU, TOMAN!!"

Sedetik setelahnya, pertarungan anrara Toman dan Valhalla pun di mulai.

Aku ingin ikut bertempur bersama dengan yang lainnya. Hanya saja——

Mikey tak kunjung melepaskan genggaman pada tangaku.

Sedikit merasa kesal karena pria ini tak tau kondisi sama sekali. Wajahnya nampak tenang seolah acuh dengan para rekan-rekan yang sudah mulai babak belur di sebelah sana.

𝗖𝗛𝗔𝗡𝗚𝗘╵ˢ.ᵐᵃⁿʲⁱʳᵒᵘTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang