"syira? Kamu kenapa disini?" tanya orang yang dipanggil digo itu
"astagfirullah digo! Apa yang kamu lakuin ke rere?" tanya gadis berhijab panjang tersebut dan mendekat ke arah gadis yang dipanggil rere
"stop!! Selangkah lagi lo maju, gw pastiin lo mati hari ini juga!!!" bentak rere
"rere!!!" bentak balik digo
"sekali aja lo berani sentuh pacar gw, gw pastiin lo gak akan bisa lihat matahari lagi besok" ancam digo
"udah digo, kamu kenapa jadi gini? Jangan biarkan emosi kamu yang menguasai kamu, dan satu lagi, aku ini bukan pacar kamu. Pacaran itu perbuatan yang mendekati zina" ujar syira
"tapi syir..." lirih digo
Baru aja ayira akan kembali mengangkat suara tiba tiba terdengar suara beberapa mobil polisi dan tanpa sempat melarikan diri mereka semua sudah terkepung termasuk 4 orang yang tidak jauh dari arah mereka
"jangan bergerak, angkat tangan kalian, kalian semua sudah dikepung" perintah komandan polisi tersebut yang tidak lain adalah gibran
"kami mendapat laporan penyerangan dan pembunuhan berencana, sakarang kalian semua ikut kami ke penjara" tegas gibran
"tunggu pak, siapa yang melaporkan itu? Kami disini hanya bersenang senang gak ada niat ngebunuh orang" tanya salah satu orang yang berada tidak jauh dari lingkaran geng motor tersebut
"gw" jawab rere
Aletta memutar bola matanya malas, ternyata cewek yang coba dia lindungi perempuan ular, sama seperti kakak sepupunya yang bernama claudia, ketua genk bully di sma sakura
"dia gak bersalah pak, dia hanya orang yang kebetulan lewat, selain dia bapak bisa bawa semuanya kepenjara" ujar Aletta menunjuk syira yang sudah sangat lemas
"gak bisa! Jika 1 orang dipenjara maka semuanya juga harus!!" tegas salah seorang diantara 4 orang tadi
"angga! Udah cukup!!! Lo bisa diam gak?!!" bentak Aletta. Ya, Aletta dari awal sudah tau kalau dia adalah angga, musuh bebuyutannya
"tangkap mereka semua" perintah gibran
💫💫💫
Sekarang sudah pukul 12 malam dan Aletta baru sampai di apartemennya, untung saja tadi si rere mencabut gugutannya. Jika tidak sudah dipastikan Aletta akan tidur di penjara dan kemungkinan terburuknya dia akan dipecat
Tapi dia memang dilatih khusus dari kecil, apa mungkin anggota detektif kepolisian yang sudah dilatih khusus dari kecil bisa dipecat hanya 1 kesalahan? Ah sudahlah Aletta terlalu capek memikirkannya
Saat dia memasuki kamarnya, sosok yang pertama dia lihat adalah kakak kelasnya yang menjelma sebagai suaminya di rumah. Aletta berjalan ke arah kamar mandi dan baru akan membuka pintu kamar mandi, suara seseorang menghentikan gerakannya
"udah puas keluyurannya?" tanya rafka tiba tiba
"belum, dan lo sendiri udah puas pacarannya?" tanya balik Aletta
Diam
Tidak ada jawaban yang bisa diberikan rafka, walaupun Aletta istrinya. Tapi hatinya hanya untuk ana
Karena tidak ada jawaban Aletta kembali membuka pintu kamar mandi dan saat akan masuk hpnya berbunyi menandakan ada panggilan masuk
KAMU SEDANG MEMBACA
Rafka Untuk Aletta (Tamat)
Teenfikcecerita ini dilindungi undang undang follow dulu sebelum membaca :) ... Rafka aprilio Seorang ketua OSIS yang dingin dan tak tersentuh. Sosok yang tegas dengan rahang keras dan alis mata yang tebal. Seseorang yang masih terjebak dengan masa lalunya...
