selingkuh

200 10 0
                                        

"hai al" sapa Aletta saat tidak sengaja bertemu al di tepi lapangan

"hai ta, btw lo ntar sore ada waktu gak?" tanya al

"ada, kayaknya ajal gw gak bakal datang terlalu cepat wkwkwk" kekeh Aletta

"jangan ngomong gitu,  gw gak suka" tegas al

"iye iye maap deh pak kapten, emang kenapa lo nanya gitu? Mau ngajak gw pergi ya?" tanya Aletta dengan ke pd an tingkat dewa

"iya, kalau lo ada waktu ntar sore kita jalan gimana?" tanya al

"Aletta lo gak lupa kan kalau ntar sore kita bakal pergi" potong ana cepat sebelum Aletta sempat  menjawab pertanyaan al

"kapan kita janjian?" tanya Aletta karena dia benar benar merasa tidak ada janjian atau acara sore nanti

"lo lupa ya? Pacar lo kan ngajak lo pergi juga ntar sore" ujar ana berbohong

Ana tidak bermaksud jahat, dia hanya ingin sahabatnya dan mantan pacarnya bahagia, apakah itu salah?

"lo udah punya pacar ta?" tanya al

"belum,  yaelah al. Omongan si ana lo dengerin? Bisa gila ntar, gw tunggu lo jam 5 sore di depan apartemen xxxxxx"

"lo tinggal di apartemen? Kenapa?" tanya al kepo

"lo kepo bangat sih? Lo kan bukan siapa siapanya Aletta" sinis ana lalu lansung menarik Aletta agar segera pergi tapi ditepis oleh Aletta

Jujur saja, ana tidak suka melihat Aletta dekat dengan cowok lain kecuali rafka. Karna rafka adalah suami Aletta. Walaupun sebenarnya ana masih punya perasaan pada rafka

"maaf ya al, gak usah didengerin" ujar Aletta

"iya gapapa kok, kalau gitu gw balik dulu ya" ujar al yang diangguki oleh Aletta baru saja akan berjalan ke arah kelas, suara teriakan yang tidak asing lansung memenuhi telinga Aletta dan ana

"Aletta!!!" teriakan dari ratu bully di sma sakura berhasil membatalkan langkah kakinya dan ana menuju ke kelas

"apa kak" tanya Aletta menatap orang didepannya dengan tanda tanya

"kakak perlu bicara sama kamu, dan lo boleh pergi" ujar caludia yang membuat ana mengangguk patuh dan langsung pergi

"ta, kamu taukan tentang aira" tanya kakak sepupu Aletta

"iya tau kak, aku yang nanganin kasusnya" ujar Aletta

"ta, ini gak ada hubungannya sama kejadian itu kan?" tanya claudia ragu

"kemungkinan iya kak" jawab Aletta sesuai dengan kesimpulan yang diambil

"kakak jadi takut ta, tolongin kakak ta" pinta claudia

"tenang aja kak, semua akan jadi indah" ujar Aletta

"tapi ta..."

"udah, mending sekarang kakak balik aja ke kelas" ujar Aletta yang dibalas anggukan oleh claudia

"o iya, maaf ya ta kakak gak bisa datang kepernikahan kamu, kamu tau sendirikan apa yang  terjadi sama pacar kakak" raut wajah claudia menjadi sedih mengingat pacarnya itu

"iya aku ngerti kok kak"

"yaudah kakak duluan ya bye"

Rafka Untuk Aletta (Tamat) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang