Rafka mengambil ponselnya yang sejak tadi bergetar. Sungguh menyebalkan, siapa orang yang menelfonnya malam malam seperti ini? Mengganggu waktu tidurnya aja
"ada apa?" tanya rafka pada orang di sebrang sana
"...."
Wajah rafka yang sebelumnya datar lansung berubah ketika mendengar info dari orang itu, tanpa sadar sudut bibirnya sedikit tertarik karena melihat sedikit harapan untuk hubungannya
"bagus" hanya 1 kata itu yang keluar dari bibir rafka setelah mendapatkan berita yang bisa memperbaiki hubunganya. Rafka mematikan panggilan itu sepihak lalu melihat jam pada dinding
Rafka sedikit merenggangkan otot ototnya. Jujur saja pinggangnya sakit karena semalaman tidur di sofa ruang tamu. Bahkan chika tidak memberikan rafka selimut padahal cuaca sangat dingin
Rafka berjalan ke dalam kamar chika dan melihat chika sedang tertidur dengan pulasnya disana. Rafka jadi teringat masa kecilnya, dulu chika adalah seorang anak lugu yang polos
Bahkan dia sering di bully di sekolahnya, tapi rafka selalu melindunginya. Karena rafka tidak ingin chika di bully lagi dia mengajari chika cara bela diri dan sifat sifat manusia
Karena dulu chika benar benar lugu dan menganggap semua orang baik, padahal orang orang itu hanya memanfaatkan. Rafka mengelus rambut chika dan berjanji tidak akan membiarkan chika menderita karena dia sangat menyayangi chika
...
Aletta terbangun dari tidurnya. Mengingat kejadian semalam membuat matanya kembali berkaca kaca. Aletta mengambil hp nya yang sudah sangat lama tidak dia aktifkan. Terdapat banyak pesan dan panggilan masuk di sana
Aletta memperhatikan satu persatu nama orang yang perhatian padanya dan menelfon dia berkali kali. Tapi disana aletta tidak menemukan nama kedua orang tua kandungnya. Hal tersebut sukses membuat hatinya terasa semakin sakit
Apakah dia benar benar anak yang tidak diinginkan? Atau apakah dia hanya anak angkat? Disaat seperti ini dia sangat membutuhkan kesih sayang dari orang tuanya. Aletta menghapus kasar air matanya yang kembali mengalir dan menelfon kedua sahabatnya
Setelah menunggu beberapa waktu akhirnya panggilannya bisa tersambung pada ola dan ana
"a-aletta?" tanya ana gugup
"aletta lo kamana aja? Kenapa hp lo baru aktif sekarang?" tanya ola marah sekaligus bahagia
"gw gapapa, kabar kalian gimana?" tanya aletta
"lo sekarang ada dimana? Gw akan nyusul lo sekarang" tanya ola
"gw di london" jawab aletta
"ha? Gak jadi deh gw susul" kekeh ola
"kenapa lo pergi sejauh itu ta? Dan kenapa lo gak cerita sama gw?" tanya ola lagi
"semuanya terjadi begitu mendadak" jawab aletta
"emangnya ada apa? Cerita ke gw" pinta ola
"ntar kalau udah balik gw ceritain, eh na tumben lo diam aja?" tanya aletta yang tidak mendengar suara ana
"dia mau bilang apalagi setelah dia resmi menjadi selingkuhan suami lo" sinis ola
"m-maksud lo apa la?" tanya aletta
"sekarang dia udah resmi jadi pacar kak rafka dan satu sekolah udah tau itu" jelas ola
"na?" panggil aletta pada ana memastikan kebenarannya
"maaf ta, tapi kita gak bisa milih pada siapa hati kita akan berlabuh kan? Gw udah berusaha buat move on dari kak rafka ta, tapi gw gak bisa bohongin diri gw sendiri. Apa salah kalau kak rafka membalas perasaan gw? Gw juga manusia biasa ta. Tapi gw sadar diri kok, gw akan mundur demi kebahagiaan lo dan kak rafka kalau memang kak rafka lebih milih lo" ujar ana
"lo benar benar gak tau diri ya?! Ya jelas kak rafka lebih milih aletta lah lo itu cuma pelampiasan nya aja lo cuma pemeran pengganti di saat pemeran utama lagi gak ada" ketus ola karena sudah muak dengan ana
"GW BUKAN PELAMPIASAN OLA!!! Lo gak lihat dulu gimana gw ngejauhin kak rafka?!! Tapi dia terus terusan ngejar gw bahkan ketika dia udah nikah!! Apa salah kalau gw memiliki sedikit harapan untuk perasaan gw?!! Gw juga punya hati la!!! Gw juga manusia!! Kak rafka mencintai gw dan gw juga mencintai kak rafka apa itu dosa?!! Gw tau aletta istrinya tapi laki laki bahkan diperbolehkan memiliki 4 istri!!!" bentak ana
Sudah cukup semua penghinaan yang diberikan ola selama ini. Semua orang memiliki batas kesabaran begitupun dengan dia. Jika dia bisa memilih, maka dia tidak akan memilih rafka sebagai tempat sandaran hatinya
"lo secara gak lansung mau menjadi istri ke duanya kak rafka? Hebat ana hebat. salut gw sama lo, Trus radit yang setia sama lo dan selalu antar jemput lo disekolah lo apain?" tanya ola
"dia abang gw, abang tiri gw. beberapa hari yang lalu mama gw menikah dengan papanya jadi berhenti berpikir yang bukan bukan tentang gw dan radit.selama ini gw diam bukan karena takut sama lo ola! Tapi gw diam karena masih menganggap lo sahabat gw. Tapi gak untuk sekarang! Mulai detik ini lo bukan sahabat gw lagi dan gw gak akan menerima penghinaan sekecil apapun dari lo lagi!!" tegas ana dengan suara bergetar
Aletta yang sudah tidak kuat dengan semua ini lansung mematikan panggilan hp nya. Apa apaan ini? Kenapa semuanya menjadi kacau seperti ini?
Selama dia tidak ada suaminya rafka semakin dekar bahkan pacaran dengan ana sahabatnya. Dan kemaren dia melihat rafka dengan seorang perempuan dan bahkan semalaman rafka menginap di apartemen cewek itu
Otaknya saat inu benar benar ingin pecah dengan semua permasalahan ini. Dia semakin yakin kalau memang rafkalah yang bersalah atas kejadian yang menimpa raya. Karena laki laki yang bisa mempermainkan tiga cewek sekaligus tidak mungkin untuk tidak melakukan hal serendah itu pada raya
Aletta membanting foto rafka ke lantai. Semua ini karena rafka! Rafka yang membuat raya koma bertahun tahun, rafka membuat persahabatan nya menjadi berkeping keping. Dan rafka juga sudah mengianatinya
Semuanya karna rafka, rafka, dan rafka. Dia sangat membenci rafka tapi entah kenapa dia masih berharap rafka bukanlah penyabab semua ini. Aletta menghembuskan nafasnya kasar dan menghapus air matanya.
Kakinya berjalan ke arah jendela dan membuka jendela tersebut. Mungkin saja sedikir udara segar bisa menenangkan dirinya. Tapi salah, matanya kembali berkaca kaca ketika melihat rafka sedang duduk berdua dengan seorang perempuan di sebuah taman
Walaupun jaraknya cukup jauh dari jangkauan mata nya, tapi aletta yakin itu adalah rafka. Dan lihatlah sekarang rafka bahkan memeluk cewek itu di tempat umum. Sudah cukup semuanya. Sudah cukup permainan ini.
Hatinya sudah terlalu sakit dan dadanya sudah terlalu sesak dengan semua ini. Dia harus meminta penjelasan dari rafka dan segera menceraikan nya. Walaupun rafka lebih memilihnya dari pada ana dan cewek itu, tapi Aletta tetap akan meminta cerai karena perbuatan rafka sudah sangat keterlaluan
Minggu
5 februari 2023
KAMU SEDANG MEMBACA
Rafka Untuk Aletta (Tamat)
Teen Fictioncerita ini dilindungi undang undang follow dulu sebelum membaca :) ... Rafka aprilio Seorang ketua OSIS yang dingin dan tak tersentuh. Sosok yang tegas dengan rahang keras dan alis mata yang tebal. Seseorang yang masih terjebak dengan masa lalunya...
