23. Sama

1.9K 66 2
                                        

Hai semua aku balik lagi!!!

Jangan lupa vote dan coment!!!

*
*
*

Happy Reading!

Saat ini kelas XII IPA 2 sedang melaksanakan ujian harian Bahasa Indonesia. Sudah sekitar satu jam mereka berkutat dengan alat tulis. Tinggal beberapa menit lagi bel pulang akan berbunyi. Membuat semua yang ada di dalam kelas kalang kabut menyelesaikan pekerjaan mereka.

"Syif, nomer tiga sama enam apa?" Tanya Zila menyenggol lengan Syifa yang duduk di sampingnya.

"A sama B"

"Oke, thanks" Zila langsung mengisi lembar jawabannya.

Kring... Kring...

Bel pulang sekolah berbunyi, menandakan pembelajaran telah usai. Semua mengumpulkan lembar jawab ke Bu Riska. Lalu kembali ke tempat masing-masing untuk berdoa sebelum pulang.

"Baik, terimakasih untuk hari ini saya akhiri wasallammu'alaikum" ucap Bu Riska mengakhiri pembelajaran.

"Wa'alaikumsalam"

Bu Riska berjalan keluar meninggalkan kelas XII IPA 2. Begitu juga dengan semua siswa kelas XII IPA 2.

"Syif, temenin gue yuk" ajak Zila kepada Syifa yang berdiri di sampingnya. Saat ini mereka berada di depan kelas.

"Kemana?"

"Jenguk Anggatha"

"Ekhem, jenguk pacarnya gitu?" Syifa menaik turunkan alisnya tersenyum menggoda Zila.

"Pacar apaan sih? Orang gue cuman jenguk dia, gue merasa bersalah aja udah buat dia sakit gara-gara melindungi gue kemarin, temenin gue ya?"

"Sorry gue nggak bisa, gue disuruh nyokap pulang cepet karena di rumah ada saudara gue"

"Yahh, ya udah deh mau gimana lagi, gue sendirian aja"

"Maaf ya gue nggak bisa, btw lo udah tahu rumahnya Anggatha?"

"Ya nggak tau sih, gue nggak pernah ke rumah dia"

"Buruan sana chat Anggatha tanya alamat rumahnya"

"Masa gue chat dia, nggak mau ah"

"Dasar cewek, gengsinya gede banget" ucap Syifa dengan tertawa.

"Sadar mbak, lo sendiri juga cewek" ucap Zila menonyor jidat Syifa.

"Eh, pas itu ada Andre" ucap Syifa ketika melihat ketiga sahabat Anggatha berjalan ke arah mereka.

"Andre!" Panggil Syifa melambaikan tangan menyuruh Andre untuk menghampirinya.

"Ada apa sayang?" Tanya Andre ketika sudah berdiri untuk menghampirinya.

"Sayang sayang apaan coba" Syifa memutar bola matanya malas membuat Andre tersenyum gemas kepada gadis itu.

"Kenapa hm?"

"Itu Zila mau jenguk Anggatha tapi nggak tau rumahnya dimana"

"Lo mau ke rumahnya Anggatha?" Tanya Andre yang dibalas anggukan oleh Zila.

"Ciee, mau jenguk pacarnya" ejek Jefri dengan tersenyum menggoda Zila.

"Ck, apaan sih, Anggatha bukan pacar gue!" Sarkas Zila menatap tajam Jefri.

"Masa?" Zila mengangkat tangannya berniat untuk mencakar wajah Jefri yang tengah tersenyum mengejeknya.

"Udah Cep jangan buat Zila marah, nanti dia cepu ke Anggatha mampus lo" ucap Andre dengan tertawa melihat pertengkaran mereka.

ANGGATHATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang