Hai semua!!
Untuk part ini khusus buat Andre dan Syifa ya
Jadi nanti lebih banyak part mereka berdua daripada Anggatha dan Zila
Sebelum lanjut baca, aku ingatkan lagi ya
Jangan lupa vote dan coment!!!
Satu vote dan ketikan manis kalian sangat berarti buat aku
Yukkk, langsung cusss
*
*
*
Happy Reading!!
Nggak pa-pa punya pacar banyak, asal nanti jangan punya istri banyak.
- Andreas Saputra
Jangan terlalu dianggap serius, ucapan buaya terlalu manis di awal dan menyakitkan di akhir.
- Asyifa Zhafira
Anggatha CS. saat ini sedang duduk di bangku kantin yang biasa mereka tempati. Seperti biasanya hanya sekedar untuk makan dan bercanda tawa bersama, kecuali Andre. Kalian tanya Andre dimana? Sudah dipastikan manusia itu sedang menggoda Lisa penjual es kelapa itu.
"Kenapa lo?" Tanya Jefri yang melihat Andre berjalan menghampiri mereka dengan wajah sedihnya.
"Gue belum berhasil ambil hatinya Lisa" ucap Andre lalu duduk di dekat Anggatha.
"Lo ambil hatinya nanti mati orangnya" ucap Anggatha dengan santai mengupas kulit kacang yang ada di depannya.
"Ya Allah gini amat gue punya temen" Andre menghela nafasnya mengambil kacang di depan Anggatha yang sudah di kupas olehnya tadi.
"Bangsat! Mau mati lo!" Ucap Anggatha memukul tangan Andre ketika dengan santainya mengambil kacang miliknya.
Anggatha mengupas kacang tersebut berniat akan di makan nanti. Ia mengumpulkannya terlebih dahulu dan nanti tinggal memakannya.
Anggatha menatap sengit Andre, membuat Andre tertawa. Asik memakan kacang yang baru saja ia curi dari Anggatha.
"Gimana mau berhasil, orang kesana lo cuman gombal nggak pernah beli" ledek Jefri dengan tertawa.
"Dasar nggak bermodal lo jadi cowok!" Sahut Anggatha yang ikut tertawa dan melempar kulit kacang ke arah Andre.
"Bangsat! Lo pikir gue tempat sampah!" Ucap Andre menatap tajam Anggatha membersihkan seragamnya.
"Sebelas dua belas mirip sih"
"Anjing! Ganteng-ganteng gini lo sama-samain tempat sampah"
"Jadi cowok bermodal dikit bos biar diterima, lo kalau cuman mulut doang nggak ada yang nyangkut" ucap Jefri
"Sok tau banget lo jomblo!" Ucap Andre melempar Jefri dengan kulit kacang.
"Gue nggak sok tau, tapi gue emang benar-benar tau"
"Lo kalau benar-benar tau gak mungkin sampai sekarang masih jomblo"
"Pelatih tidak turun lapangan bos!" ucap Jefri menaikan satu alisnya tersenyum percaya diri.
"Gue kira cupu ternyata suhu" sahut Anggatha
"Slebew" ucap Andre dengan tertawa dan diikuti dengan Anggatha.
KAMU SEDANG MEMBACA
ANGGATHA
JugendliteraturAnggatha Malviano, atau biasa dipanggil Anggatha. Merupakan Ketua Arvagos yang disegani oleh semua murid SMA Garuda. Keberanian, rasa solidaritas dan rasa tanggung jawab yang besar. Membuat dirinya dipilih untuk menjadi ketua. Ketua geng motor yang...
