divoteee gussy bagi yang udah baca...
sebelum itu sabi kali yaa, buat ikutin akun author, vote juga kalo udah di mampir yaa✌🏻✌🏻✌🏻
~~~~~~~~~~~~~~
its me yang berarti adalah ini aku, cerita bergenre fantasi tersebut mengisahkan tentang seorang gadi...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Episode 27.
"hai-hai."
Ketiga gadis yang tadinya sedang asik makan kini menoleh mendapatkan Jevran dan Gevran yang tersenyum ke mereka.
"numpang gabung yaa ciwi-ciwi"ujar Gevran langsung saja duduk di ikuti Jevran.
"kumpulan lo kemana?"bingung Felicia menatap keduanya.
"rooftop, mereka makan di sono."
"ko gak ikut?"kepo Eliza.
"males naiknya"balas Jevran membuat Gevran mengangguk benar.
Acavella terdiam, ia memandang Gevran yang memakan makanannya dengan mata yang kesana-kesini.
Berbeda dengan Gevran sendiri yang di tatap, ia gugup dan juga canggung kala Acavella menatapnya terus menerus.
Ia menghelai nafas, manaruh sendoknya dan menatap Acavella "kenapa natap gw gitu sih?"jujur ia sangat-sangat gugup!
"kita pernah ketemu?"pertanyaan Acavella membuat mereka menatap nya bingung.
Jevran yang mendengar itu mengangguk cepat "pernah lah!..sekarang aja ketemu di sekolah"jawabnya membuat Gevran mengangguk.
"serius?"tanyanya membuat Gevran mengangguk lagi.
"kenapa emang? Lo pernah ketemu Gevran di luar sekolah?"tanya Felicia
"kayaknya sih."
"masa sih? Gw gak tau "ucap Gevran menyendok makanannya lagi.
"lo kan sering nya liat Gevran di sekolah ca.."ucap Jevran lagi.
"bukan, gw kaya pernah liat lo di rumah sakit."
"ter—"
PRANG
Seketika mereka semua refleks membalikan kepala melihat arah suara berisik itu.
Gevran menghelai nafas perlahan,ia meminum minumannya karna suara itu Acavella teralihkan.
Sedangkan Acavella hanya terdiam menghelai nafas saat Inggrid berulah lagi, bisakah ia bersantai satu hari saja?
"mantan lu"bisik Gevran.
Seketika Jevran bergidik "keracunan apa gw bisa pacarana sama dia dulu."
"cinta itu buta"balas Acavella lalu beranjak dari sana.
Terlihat beberapa osis yang memang ada di kantin menghampiri Inggrid saat ketua mereka mulai berjalan mendekat.
"lo bisa gak sih gak usah cari masalah?"tanya Acavella.
"GW CAPE ANYING!" teriaknya dalam hati.
Inggrid seketika menoleh, ia melepaskan jambakan nya pada rambut siswi yang di bully, lalu mencekek Acavella secara mendadak membuat semua nya terkejut dan menjerit.