BAB 25

142 19 1
                                        

JANGAN LUPA KLIK VOTENYA.

Reno terlihat suntuk menunggu mamanya di dalam mobil. Awalnya mamanya meminta Reno untuk ikut agar tidak bosan menunggu. Namun Reno menolak dengan alasan ia mengantuk dan ingin di dalam mobil saja.

"Mama kenapa lama banget sih.." gumam Reno kesal.

Namun tiba-tiba ia melihat mamanya tengah berjalan bersama seorang ibu-ibu. Reno langsung mengenal siapa ibu-ibu yang ada di samping mamanya.

"Tante Asya.." gumam Reno.

Lalu tiba-tiba muncul lah Putri yang menyusul mengikuti mamanya dari belakang. Reno langsung kaget mendapati Putri bersama dengan mamanya.

"Putri.. nanti kalau kamu bersedia bekerja di butique nya tante.. kamu bisa telfon tante yaaa...tante bakalan nunggu kabar dari kamu.." ujar Bu Ratih.

"Iya tan.. nanti kalau Putri sudah memutuskannya pasti Putri telfon tante.." jawab Putri.

"Yauda tante pamit duluan ya Put.. mbak.. kamu beneran gak mau ketemu sama Reno.. itu Reno lagi nunggu di mobil loh.." ujar Bu Ratih sambil menunjuk ke arah mobil.

Putri langsung menatap ke arah mobilnya Reno dengan tatapan sedih. Namun untuk apa ia menemui Reno sedangkan Reno sama sekali enggan menemuinya.

"Gausah tante.. lagian Putri sama mama mau lanjut belanja lagi kok nanti keburu kesiangan.." jawab Putri menolak.

"Yauda kalau begitu.. tante pamit duluan ya.. " ujar Bu Ratih pamit.

Putri hanya menatap ke arah bu Ratih yang sedang berjalan menjauh. Putri tau pasti Reno saat ini sedang menatapnya dari dalam mobil. Terlihat ia sama sekali enggan menemuinya karena jika ia ingin sudah pasti ia akan langsung keluar dari mobil.

"Kamu kenapa gak mau ketemu sama Reno Put?" Tanya Bu Asya.

"Buat apa ma.. lagian Reno juga gak mau ketemu sama Putri.." jawab Putri sambil berjalan pergi.

"Loh kok gitu.. kalian lagi bertengkar?" Ujar Bu Asya.

"Udah ah ma.. gausah bahas Reno lagi.." jawab Putri.

Ratih membuka pintu mobil terlihat Reno bersandar di kursi sambil matanta terpejam.

"Kamu dari tadi tidur Ren?" Ujar Bu Ratih.

"Ehh.. mama.. mama lama banget sih.. Reno sampe ketiduran loh nungguinnya.." jawab Reno sambil mengucek matanya. Padahal sejak tadi ia sama sekali tidak tidur, Reno hanya tidak ingin mamanya tau kalau ia melihat Putri.

"Pantesan kamu gak keluar dari mobil.. tadi mama ketemu sama Putri dan mamanya di pasar.. mama fikir kamu tau kalau mama barengan sama Putri.." ujar Bu Ratih.

"Ohh tadi mama ketemu Putri ya.. Reno gak tau ma dari tadi Reno tidur terus di mobil.." jawab Reno.

"Yauda yukk pulang.." ujar Bu Ratih.

Bu Ratih menyadari bahwa putranya sedang berbohong. Ia tau jelas bahwa putranya itu melihat Putri namun entah kenapa Reno malah berbohong dengan mengatakan ia sama sekali tidak mengetahui kehadiran Putri dan memilih untuk berbohong.

"Kalian kenapa saling menjauh begini.. dulu kalian sedekat nadi tapi kenapa sekarang sejauh matahari.." gumam Bu Ratih di dalam hatinya.

Sepulang dari pasar Putri langsung menuju kamarnya melanjutkan rebahan yang tertunda karena harus menemani mamanya ke pasar.
Mendadak Putri mengingat kata-kata yang di ucapkan oleh mamanya Reno. Ia bingung apakah harus menerima tawaran itu. Namun jika ia tidak menerimanya bukankah itu kesempatan bagus. Dari pada ia hanya rebahan dirumah saja.

CAN YOU SEE ME [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang