JANGAN LUPA KLIK VOTENYA.
Putri sedang berdiri tepat di depan sebuah butique yang cukup besar. Di papan nama bertuliskan R butique Putri sama sekali tidak menyangka butiquenya akan sebesar ini. Mendadak nyali Putri langsung ciut bagaimana bisa ia menghandle butique sebesar ini.
"Gue fikir cuma butique kecil-kecilan.. tapi gue juga sih yang bego, mana mungkin tante Ratih punya butique kecil-kecilan.." gumam Putri di dalam hatinya.
Bu Ratih melihat Putri yang tengah berdiri diluar ia pun tersenyum dan langsung menuju keluar.
"Put.. kok malah berdiri disitu aja? Masuk dong.." ujar Bu Ratih
Dengan perasaan canggung Putri berjalan menuju butique. Saat menginjakkan kakinya di dalam aroma wewangian begitu semerbak di penciumannya Putri.
"Harum banget ya tante ruangannya.." ujar Putri sambil mengendus-endus.
"Hehehe iya sayang.. harus dong biar pelanggan betah datang kesini.. kamu kesini naik apa Put.." tanya Bu Ratih.
"Tadi naik ojek kok tante.." jawab Putri.
"Tapi gak nyasar kan nyari butiquenya tante.." ujar bu Ratih.
"Engga kok tante.. lagian ini tempat yang strategis dan mudah di cari.." jawab Putri.
"Syukur kalau begitu.. jadi sekarang kamu uda bisa mulai bekerjan kan.. gak perlu yang berat-berat dulu.. kerjakan apa yang kamu bisa.. oke.. tante mau keluar dulu, ada yang harus tante kerjakan.." ujar bu Ratih.
"Iya tante.. hati-hati dijalan tante.. terima kasih udah nerima Putri kerja disini.." jawab Putri.
"Sama-sama sayang.." ujar Bu Ratih sambil mengusap pipinya Putri.
Bu Ratih pun langsung pergi meninggalkan butique dan saat ini Putri hanya bersama dengan beberapa karyawan lain. Awalnya Putri merasa canggung namun sepertinya karyawan lain sudah tau siapa Putri.
"Semoga betah ya mbak kerja disini.." ujar Mita salah satu karyawan butique.
"Makasih mbak.. tapi aku bingung harus kerjain apa.." jawab Putri sambil menggaruk pundaknya.
"Sini deh mbak.. bantuin aku masukin barang orderan.." ujar Mita.
Putri pun langsung mendekat ke arah Mita yang sedang sibuk packing orderan pesanan online.
"Kenalin aku Putri.." ujar Putri sambil menyodorkan tangan.
"Aku Mita.." jawab Mita sambil menyambut uluran tangannya Putri.
"Kamu uda lama kerja disini Mit?" Tanya Putri.
"Udah sih.. malah semenjak tamat SMA.." jawab Mita.
"Memangnya kapan kamu tamat SMA?" Tanya Putri lagi.
"Ya mungkin kira-kira 4 atau 5 tahun yang lalu deh.. aku pun lupa.. hahahaha kalau kamu kenapa kerja disini Put?" jawab Mita sambil ngakak.
"Aku sih di tawarin sama tante Ratih.. aku kan baru lulus kuliah dan sulit banget dapet kerjaan.. lumayan kan bisa kerja disini dari pada nganggur dirumah.." ujar Putri.
"Iya sih.. tapi sayang juga ijazah kamu Put.. masa cuma kerja di butique doang.." jawab Mita.
"Ya gapapa sih.. soal kerjaan di sesuai dengan ijazah ya itu bisa nyusul kalau ada rezekinya.. mungkin rezeki aku memang di butique ini.." ujar Putri.
Tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu butique membuat Putri dan Mita langsung menoleh. Putri terdiam menatap dua orang yang juga sama terkejutnya seperti Putri.
Ternyata yang datang adalah Reno dan kekasihnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
CAN YOU SEE ME [END]
RomansaAku tidak pernah menyesal karena pernah menyukaimu.. namun yang aku sesali adalah ketika aku terlalu fokus menyukaimu aku sampai lupa ada orang lain yang lebih tulus mencintaiku dan aku sempat mengabaikannya.. Penasaran? Silahkan di baca.. Maaf jika...
![CAN YOU SEE ME [END]](https://img.wattpad.com/cover/286472303-64-k866553.jpg)