Warning : Kiss scene!
______
Pagi, sejuk, matahari sedang hangat hangatnya. Jaehyun sudah dibuat panas mendengar penjelasan dari Johnny. Gelas anggur di tangan ia genggam erat hingga menyebabkan luka karena pecahan yang terjadi.
"Mendengar penjelasan dari Jiho semalam aku bisa membuat kesimpulan dengan pasti. Hanya Jungkook yang di adopsi meski Rose juga ditemukan dan dibawa oleh Paman"
"Adopted, huh?!" Jaehyun mendengus kesal dan tidak mempedulikan darah yang sedari tadi mengalir deras dari tangannya. "Jadi, Rose tidak ada hubungannya dengan Ayah kan?"
Johnny menggeleng yakin.
"Aku bertemu dengan seorang bernama Mingyu Kim di Hotel saat pulang mengantar Jiho. Saat ku selidiki dia anak buah Jungkook, dan sepertinya mereka sudah terpancing dengan inisial 'J' yang kau pasang di setiap mobil kita"
"Bagus. Harusnya tidak lama lagi keparat itu akan mendatangiku. Atau.. Harus kusentuh Rose terlebih dahulu baru ia akan segera berlari ke arahku?" gumam Jaehyun.
Meski berlumuran darah dan masih ada sisa pecahan gelas, Jaehyun menggenggam erat tangannya. Seolah ada api yang menyala di dalam jiwa nya. Ia menggebu, api amarahnya mungkin akan sulit dipadamkan.
Itulah sebabnya Johnny mengajak Jaehyun bertemu di tempatnya. Hanya beruda, karena jika ada orang lain selain mereka berdua sudah dipastikan orang itu akan menjadi samsaknya.
|Monster in Me|
Di sepanjang perjalanan Rose hanya berdiam diri. Begitu pula dengan Jungkook menyisakan Jiho yang duduk sendiri di belakang diselimuti ribuan pertanyaan. Tapi buru dibuang jauh pertanyaan itu karena ada yang lebih penting dari ini.
Johnny. Nama pemuda itu yang terlantun dalam setiap do'a Jiho sepenjang perjalanan. Berharap ia akan menemui sosoknya.
Mungkin Tuhan sedang memberkati Jiho karena pemuda yang ia maksud sekarang berada di dalam studio sedang mengatur lighting sambil mengelap lensa kamera di tangannya.
"Aku masuk dulu, Kook. Terima Kasih" Ucap Rose sebagai tanda pamit. Sebenarnya Rose enggan mengucap sepatah kata kepada Jungkook. Tapi melihat Jiho sudah kabur duluan masuk ke dalam studio, mau tidak mau Rose yang berterima kasih.
Jungkook tidak berucap sepatah kata, senyum hangat pun tidak ada. Entah kemana perginya.
|Monster in Me|
Ditengah kesibukan seluruh staff, bahkan artis utamanya Rose juga sedang sibuk berpose bebas sampai mendapatkan cuplikan yang pas Jaehyun datang membelah keramaian itu.
Ia duduk di sofa lalu memandangi Rose yang sebenarnya juga curi curi pandang ke arahnya.
"You look so fucking good, Bunny" Kata Jaehyun kala Rose berjalan menghampiri dan ikut duduk di sebelahnya. Sebenarnya ia sudah sering mendengar pujian terlontar tertuju padanya. Tapi mendengarnya langsung dari mulut Jaehyun rasanya berbeda.
"Thank's. By the way, I wanna tell you something, Mr. J"
"What is it, Bunny?"
Rose mengedarkan pandangan memastikan tidak ada orang lain di dekat mereka yang bisa mendengarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Monster In Me
Fiksi PenggemarWhy don't we kill each other slowly? Squeeze a little tighter 'til we can't breathe. "What can I say? what can I do?" The monster in me loves the monster in you. [Update every monday]
