"Berinvestasi? Kau yakin dia tidak ingin membeli Jellery?" Rose langsung berdiri dari sofa mendengar laporan bulanan dari sang sahabat yang kini mengurus brand miliknya di Korea. "Apa dia tidak salah dalam memberikan nominal? kenapa besar sekali?" bingungnya.
Jeremy dan Jerio, si kembar menggemaskan milik Rose turut melihat sang Ibu. Suara Ibunya cukup menarik perhatian mereka dari playstation yang sedang mereka mainkan di ruang tengah.
"Are you okay, Mommy?" tanya Jeremy.
"Oh, it is very very very much more than okay, sweetheart" jawab Rose dengan senyum sangat lebar.
Ini berita besar yang ia dapat setelah beberapa tahun ini. Perusahaan miliknya, yang ia bangun dari nol kini perlahan mulai membesar dan menjadi salah satu brand aksesoris yang namanya lumayan besar di dunia.
Setiap tahunnya selalu ada Investor hadir di Jellery. Membuat nama itu menjadi semakin meluas, dan panas di pasaran.
Dan dari perusahaan inilah, Rose bisa mencukupi segala kebutuhan sang buah hati tanpa kekurangan. Bahkan setahun setelah kedatangan ketiganya di Kanada, Rose sudah tidak perlu menyewa Apartemen, Rose sudah membeli rumah disini.
|Monster in Me|
"Selamat siang, Tuan"
"Ya, bawa kemari dokumen itu"
Jaehyun menerima dokumen yang ia tunggu-tunggu dari salah satu utusannya. Ia baca dan amati secara teliti isi didalamnya.
"Kenapa hanya ini penawaran yang kau berikan? Ini masih kecil bagiku!"
Sang utusan mengangguk dihadapan Jaehyun, "Maaf tuan, mereka akan curiga jika saya tawarkan nominal yang lebih tinngi lagi. Karena jumlah penawaran kali ini, sudah yang tertinggi dari tahun-tahun kemarin. Dan pihak Jellery menganggap nominal ini terlalu besar bagi mereka"
Jaehyun tutup dokumen itu dan ia lempar asal ke mejanya. "Baiklah, kau boleh pergi"
Di gedung yang penuh dengan kaca ini, Jaehyun menatap keluar. Membiarkan sinar matahari ini menerpa kulitnya. Hari, bulan, musim, dan tahun pun telah berganti bekali-kali. Tak ada kabar apapun dari keluarga kecilnya disebrang sana, tandanya mereka disana hidup dengan baik.
Iya, hidup baik tanpa dirinya.
Tidak ada fakta yang lebih mencekik lebih dari ini.
Sekarang ia telah sukses membangun perusahaan investasi, hanya topeng belaka. Agar ia dapat membantu membesarkan perusahaan milik Rose secara tidak langsung. Jaehyun ingin Jellery terbang tinggi dan membawa pemiliknya, Rose, hidup tanpa kekurangan.
Hanya ini yang dapat ia lakukan dari jarak jauh.
Untuk membuat Rosenya tenang, aman, dan bahagia.
Semoga Rose tidak tahu siapa sosok dibalik Investornya dari tahun ke tahun.
Jaehyun tidak ingin Rose pergi lagi.
Biarkan Rose diam disana, selagi Jaehyun berlari kearahnya.
|Monster in Me|
See you again in next story book!
Monster in Me : EVER AFTER come to you TOMORROW!
See you guys there!
KAMU SEDANG MEMBACA
Monster In Me
FanfictionWhy don't we kill each other slowly? Squeeze a little tighter 'til we can't breathe. "What can I say? what can I do?" The monster in me loves the monster in you. [Update every monday]
