45 | Dua bintang bercahaya

14.1K 1.8K 92
                                        

"Mari kita akhiri semua ini."

Ailyn menancapkan pedangnya dengan kuat diatas lantai. Lalu memberikan pukulan pertama kearah Elyssa dengan cepat.

Tak sempat untuk menghindar, Elyssa terkena pukulan Ailyn tepat ditengah perutnya. Elyssa pun terlempar sangat jauh hingga keluar dari ruangan. Dirinya yang terlempar jauh hingga ke ujung ruangan, kemudian ditarik lagi oleh Ailyn menggunakan sihirnya.

"Semua ini, tidak berhenti sampai sini saja!"

Dengan cepat Elyssa ditarik lalu dicekik oleh Ailyn.

"Uaaagghhhh!"

Tak ingin kalah, Elyssa mengambil cambuknya lalu menyerang balas Ailyn menggunakan cambuk miliknya. Dengan terpaksa, Ailyn melepaskan cengkeramannya di leher Elyssa lalu melompat mundur.

Cerrus menyadari bahwa Ailyn dalam keadaan yang lebih unggul dari Elyssa, oleh karena itu ia hendak membantu Elyssa. Saat Cerrus hendak mengambil alih kesadaran Elyssa, Cedric dengan cepat menghalanginya.

"Lawanmu adalah aku, Cerrus."

Terjadi pertarungan sengit antara Ailyn dan Elyssa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Terjadi pertarungan sengit antara Ailyn dan Elyssa. Ailyn mencabut pedang miliknya lalu memberikan serangan tusukan pada Elyssa. Namun sayangnya, Elyssa berhasil menahan serangan tersebut dengan baik.

Tak ingin kalah, Elyssa memberikan Ailyn serangan balasan dan serangannya pun juga ditangkis dengan mudah oleh Ailyn.

Karena pertarungan sengit mereka berdua, Istana Timur menjadi berguncang hebat. Orang-orang yang ada di dalam istana pun berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

"Cepat! Cepat! Kita pergi dari sini!"

Ailyn sadar kalau dia bertarung di dalam istana, maka akan ada korban berjatuhan karena terkena dampak serangan mereka. Dengan cepat, Ailyn menarik rambut Elyssa lalu melemparnya keatas langit.

"Brengsek! Itu sakit!" seru Elyssa.

Ailyn tidak memerdulikan keluhan itu. Terlihat tatapannya seolah kosong, namun sebenarnya itu adalah tatapan dari orang yang sudah sangat-sangat marah dan amarah itu tertahan di dalam hatinya.

"Kenapa? Apa kau takut menyakiti manusia-manusia itu? Kenapa kau begitu peduli dengan mereka? Apa kau lupa kau dulu dikhianati mereka?"

"Mereka tidak mengkhianatiku, yang mengkhianatiku adalah kau."

Dengan cepat Ailyn memberikan serangan tebasan pada Elyssa. Serangan yang diberikan Ailyn cukup kuat sehingga cambuk milik Eilaria hampir saja terputus.

"Apa ini? Kau ingin mengadu kekuatan denganku?!" seru Elyssa.

Karena bentuk transformasi Elyssa mengandung sihir gelap milik Cerrus, otomatis Elyssa dapat menggunakan sihir suci sekaligus sihir gelap.

Ia memecut cambuknya keatas langit, menyebabkan langit bergemuruh. Elyssa berniat menggunakan kekuatan petir untuk menakuti Ailyn, namun dari raut wajah Ailyn, terlihat sekali kalau dia tidak takut dengan suara gemuruh.

When an Antagonist becomes HeroineCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang