Selamat Membaca...
01. Berawal dari Sayang
Elin memperhatikan gerak-gerik Aldo-pacarnya yang tengah memadu kemesraan bersama wanita lain di sebuah Cafe.
Samar-samar Elin mendengar perbincangan dua sejoli itu.
"Kalau aku ajak jalan gini, ada yang marah gak?" tanya Aldo.
"Enggak lah, emang siapa yang mau marah. Harusnya aku yang nanya gitu ke kamu," balas Mira, gadis yang duduk di depan Aldo.
"Gak ada yang marah kok, aku aja gak punya pacar." Aldo terkekeh pelan.
Elin sontak melotot saat mendengar penuturan pria itu. Tidak punya pacar? Lalu dirinya ini dianggap apa?
Karena terlanjur geram, akhirnya Elin menghampiri meja pacarnya itu dengan wajah dongkol.
Plak!
Mata Aldo seakan ingin lepas saat menemukan Elin disini.
"El?!"
Elin menatap Aldo sinis, "Kenapa? Kaget?!"
"Dia siapa Do?" tanya Mira.
Aldo meneguk ludahnya kasar, "Mantan aku. Dia emang gitu. Mungkin gagal move on."
"Kasian banget sih..." Aldo mengangguk menyetujui.
Elin menatap Aldo tak percaya, ia kira pria itu akan lebih membelanya.
"Hah, gagal move on? Bahkan gue udah punya cowok yang jauh lebih baik dari lo!" ucap Elin sedikit ngegas.
"Mana?" Aldo menaikkan sebelah alisnya menantang, membuat Elin gelagapan.
Mata Elin mengedar mencari seseorang yang bisa ia jadikan kambing hitam. Pandangannya jatuh kepada seorang laki-laki ber jas hitam yang tampak dewasa dan berkharisma.
"Tuh pacar baru gue!!" tunjuk Elin percaya diri.
Mira sontak tertawa renyah, "Halu nya ketinggian Mbak..."
"Lo gak percaya? Sini gue tunjukkin."
Dengan modal nekat, Elin mulai berjalan menghampiri pria itu seraya berteriak, "SAYANG!!!"
•••••
Diksa menguap kecil sembari terus mendengarkan obrolan kliennya. Siang ini pria itu mengadakan pertemuan di Cafe dekat kantornya.
"Bagaimana Pak? Apakah anda setuju?"
Diksa mengangguk singkat, "Ba--
"SAYANG!!!"
Ucapan Diksa terpotong kala seorang gadis berseragam SMA duduk di sampingnya.
Diksa hendak bertanya. Namun, gadis itu malah membekap mulutnya seraya melotot tajam.
Tak lama kemudian seorang remaja Laki-laki datang, yang tak lain adalah Aldo.
KAMU SEDANG MEMBACA
ELDIKSA [End]
Romance[Komedi-Romantis] Bagaimana jadinya jika seorang Duda muda kaya raya tertarik pada gadis SMA? "Saya suka susu kamu." "Hah?!" "Eh--maksudnya susu buatan kamu." Penasaran dengan kelanjutannya? Mari intip kelakuan si bucin tolol, Aldiksa Diningrat. [F...
![ELDIKSA [End]](https://img.wattpad.com/cover/306262458-64-k649451.jpg)