🚫Bagi sebagian orang cerita ini sudah tidak relevan karena ditulis pada saat author masih kecil🚫
🚫Yang sudah baca beberapa part dan suka bisa langsung baca ke book 2 nya "come back to me"🚫
Sejauh apapun semesta memisahkan, jika garis takdir mere...
Sebelum lanjut ke cerita, ku mau promosiin satu cerita bikinan aku lagi.
Masih anget loh!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Nanti jangan lupa mampir ya.
Judulnya DIMENTICATO, ceritanya mengisahkan Nafeesa Meiza Afsihani, yang selalu di nomor duakan, entah itu oleh pacarnya, Damian leonathan Arya, ataupun oleh keluarganya.
Jangan lupa mampir okee?
Janji dulu bakalan mampir😠
Udah janji loh, mampir yaaaa.
Kalo engga, aku ga bakal kasih tau part ini looooh
Oke, jangan lupa Vote sama komen ya cinta 😈💜
Enjoy 😈💜! . . .
Benar, Azura harus lebih bisa mengendalikan emosi nya disini
"Zam."
"Gue engga mau lanjutin, ini cuma drama sampahnya si Pappoús itu kan?!"
Azzam kembali melanjutkan ucapannya, dengan ekspresi yang total berubah, "Dia udah misahin gue sama Lo kak, setelah sekian tahun, dan Lo tau? Itu, bener bener nyiksa gue, kak." Terangnya dengan penekanan di setiap katanya.
Azzam memalingkan wajahnya, "Cih, terus sekarang apa? Dia mau coba misahin gue sama papah mamah?! Sama orang yang selama ini ngerawat gue? Orang yang paling gue sayang?!"
Azzam mengangkat wajahnya, ia menatap Azura lekat lekat, "Dia sebenarnya punya masalah apa sama gue sih kak, kenapa dia mau misahin gue dari orang orang yang gue sayang."
"Kalo dia punya dendam sama gue, tolong bilang, mending langsung bunuh gue aja, kalo gitu caranya, gue engga akan kuat." Azzam benar benar memohon pada Azura, ia bersungguh-sungguh akan apa yang ia katakan, ia tidak akan kuat jika dipisahkan lagi dengan orang orang kesayangannya.