Heyyo everyone every two muehehe
Enjoy yaaaa💜😈!
Eh Btw part ini puanjang tenan
Bilang apa bilang apaa????
Ya ya ya sama sama cinta💜😈
.
.
.
Suasana di salah satu rumah mewah kini tengah disibukkan dengan persiapan suami istri yang akan menemui buah hati mereka, sudah terhitung satu minggu si kembar berada di rumah kakek dan neneknya.
Bukan tanpa alasan, nenek dan kakeknya sendiri yang meminta si kembar agar menginap di sana. Dan hari ini, Adnan dan Zoya akan menjemput buah hati mereka, sekaligus menghadiri pertemuan resmi laporan dari pengurusan dokumen warisan yang telah Adnan dan Zoya selesaikan.
"Mas, cepetan, nanti kita telat mas."
"Sabar sayang, kamu juga bukannya bantuin mas pakai dasi malah ngeliat aja." Adnan berjalan ke arah Zoya yang tengah duduk di sofa.
"Mas itu udah tua, masa pake dasi aja engga bisa."
Adnan terkekeh, ia mengelus kepala istrinya, ia menunduk lalu mengecup kening istrinya, "Bukan masalah umur sayang, kan lebih enak kalau hubungan itu romantis, contohnya di mulai dari hal kecil kayak pasangin suamimu dasi."
Zoya menunduk, "Iya Mas, maaf."
Adnan tersenyum manis, memang benar ya, berapapun umurnya, seorang wanita tidak akan pernah dewasa, dan Adnan menyukainya itu.
"Ayo, mas sudah siap."
Zoya bangun dengan semangat, ia merangkul tangan suaminya, "Ayo, Aku udah kangen sama twin mas."
Keduanya berjalan keluar dari kamar, menuju ke parkiran mobilnya.
"Besok besok, aku engga mau nginepin twin terlalu lama ah mas ke mamah."
"Mas kan udah bilang, kamu boleh ikut twin nginep di sana."
Zoya mengerucutkan bibirnya, "Aku tuh engga mau jadi istri durhaka, masa aku ninggalin suaminya sendiri di rumah? Terus engga keurus deh kamu."
"Nanti engga ada yang nyiapin kamu baju kantor, engga ada yang masakin kamu sarapan, terus makan malam, habis itu engga ada yang nyambut kamu pulang kerja, terus siapa nanti yang bakal pijetin kamu kalo cape, terus engga ada yang..."
Cup
"Cerewetnya ibu anak dua ini." Adnan mengecup bibir Zoya, meski hanya sekilas, Zoya langsung terdiam.
"Silahkan masuk sayangnya Mas." Adnan membukakan pintu mobil untuk Zoya.
Zoya menahan senyumnya, ia tersipu, "Terima kasih, Mas."
Kini mereka tengah menuju ke kediaman keluarga besar Zoya, alias ibu dan bapak mertuanya Adnan. Disana akan ada pertemuan besar, dihadiri anak, cucu, menantu, serta semua yang bersangkutan dengan pertemuan ini.
"Mas."
"Iya?"
"Mas."
"Iya sayang?" Adnan melirik ke arah istrinya, terlihat seperti tengah gelisah.
KAMU SEDANG MEMBACA
DOUBLE A [COMPLETED]
Teen Fiction🚫Bagi sebagian orang cerita ini sudah tidak relevan karena ditulis pada saat author masih kecil🚫 🚫Yang sudah baca beberapa part dan suka bisa langsung baca ke book 2 nya "come back to me"🚫 Sejauh apapun semesta memisahkan, jika garis takdir mere...
![DOUBLE A [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/232579408-64-k10466.jpg)