bab 48

18.2K 917 82
                                        

SELAMAT MEMBACA ~~


°°🦋🦋°°






" Ugh!! "

" Aahh !! Eemm ahh "

" Pelan ahh pelan " desah Darren frustasi

" Udah baby "

Plok!! Plok!! Plok !!

Tubuh Darren terangkat  menikmati setiap dorongan yang Leo lakukan kepadanya sambil mendesah nikmat

Suasana desahan bersatu padu di dalam kamar yang bernuansa hitam penuh gairah itu. Keringat bercucuran  membasahi tubuh.

" Aka aah !! "

" Iya baby HH "

" Lebih keras. Aahh lebih ahh "

" Uugghh!! Aaaahhhh!!!! "

"Aahhh!!!!!!!" Desah Darren panjang bersama dengan muncratnya sperma miliknya.

Napas keduanya saling memburu.

Leo melirik jam. Ia berpikir untuk menyudahi kegiatannya.
Ia merasa kasian dengan Darren yang terlihat kewalahan.

" Lagi " pinta si kecil.

" Lagi ?" Tanya Leo

" Iya lagi aka. "

" Kamu udah keluar banyak baby "

" Mau lagi, mau lagi ! " Rengek Darren sambil guling- guling.

" Mau keluar berapa lagi hm?" Tanya Leo kemudian.

" Lima !" Jawab Darren sedikit menggoda.

" Kenapa kamu mau  lagi hm ?"

" Karena ngewe sama kamu itu enak " jawab Darren jujur.

Leo tertawa. Bayinya benar- benar nakal.

" Baby padahal yang menang balapan tadi itu kamu "

" Kenapa kamu minta ngewe ?" Tanya Leo

" Iya biar aka gak marah. Aka tadi kan marah - marah di rumah bapak kepala sekolah. "

" Jadi aku ajak aka ewe biar aka gak marah lagi. "

" Sekarang aka masih marah ?" Tanya Darren

" Gak aka gak marah sekarang "

" Berarti arren berasil dong bikin aka mood lagi kan ?"

" Iya kamu berhasil baby. " Leo mencium bibir Darren

" Besok - besok kalau aka marah ngewe lagi ya " ucap Leo. Dan di balas  anggukan  antusias oleh Darren.

Leo kemudian kembali mencium lembut bibir Darren sebelum melumatinya.

" Aah !! " Darren mendesah nikmat saat Leo kembali memasukan miliknya ke lubang anus Darren

Mereka  lanjut ngewe hingga Darren keluar lima kali. Dan di buat pingsan oleh Leo.

" Hah " Leo mengatur napasnya. Banyak sperma yang ia tumpahkan malam ini ke perut Darren.

" Baby ?" Ucap Leo membangunkan si kecil yang
kelelahan itu.

Leo tersenyum ketika melihat Darren tidak bangun - bangun.

"Dasar " ucap Leo mengangkat tubuh Darren dan membawanya ke kamar mandi.

Tidak lupa Leo juga merapikan kekacauan yang ia buat.

Obsesif [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang