SELAMAT MEMBACA ~~
°°🦋🦋°°
♪
♪
" Reno. " Teriak Darren.
" Apaa..?" Jawab Reno lembut menatap Darren yang baru masuk ke dalam kamarnya.
" Nih makan. Om Yohan yang buat " Darren memberikan kripik itu ke Reno.
" Reno lu tau gak. Geu kok tolol ya ?"
" Hah maksud lu ?" Tanya Reno sembari mengunyah kripik itu
" Leo kan amnesia ?"
" Iya terus ?" Tanya Reno heran
" Karena dia amnesia. Dan lupa sama gue. Kenapa gak gue buat, dia inget gue ya ?"
" Gue kejar dia aja biar dia inget sama gue. !"
" Rencana gue bagus kan ,!" Darren tersenyum
" Gak. ! Gak bagus sama sekali. ,!"
" Eeh kenapa ,?" Tanya Darren menekuk kedua alisnya.
" Gue udah mau deketin lu tau gak ,!"
" Reno. Udah berapa kali gue bilang. Lu cocok jadi abang gue Eno "
" Gue suka lu Darren. Gue suka lu. Lu ngerti gak sih !"
" Tau ah. Gue benci lu !" Darren beranjak dari tempat tidurnya dan hendak keluar. Namun tangan Reno menghentikan langkah pemuda kecil itu.
" Maafin gue . Gue salah. Jangan benci gue " ujar Reno yang terdengar sedu.
Darren melihat Reno ia merasa kasian dengan lelaki yang ada di hadapannya.
" Eem " jawab Darren dan kembali duduk di kasur miliknya.
" Lu mau dukung rencana gue kan ?" Tanya Darren
" Iya. " Jawab Reno meski di dalam hatinya yang paling dalam dia sangat membenci rencana itu.
" Oke mulai besok gue akan ngejar Leo ! " Optimis Darren penuh semangat.
Reno menarik Darren hingga berada di Kungkungannya.
" Mau apa lu ?" Tanya Darren mendorong tubuh Reno yang ada di atasnya.
" Gue mau cium adik gue. "
" S-siapa adik lu. ?"
" Lu bilang gue Abang lu kan ? Apa salah seorang Abang mencium adik kecilnya yang manis ?" Reno tersenyum
" J-jangan lakuin itu!" Tolak Darren
Tapi Reno tetep kekeh mendekatkan wajahnya ke wajah Darren.
Darren berusaha melawan namun cengkraman tangan Reno sangatlah kuat membuat Darren tidak bisa berkutik.
" Gue bilang jang-!"
Cup!!
Reno mencium kening Darren kemudian melepas pegangannya.
" Lu adik gue yang paling Kawai" ujarnya tersenyum
" Lu apa- apaan sih. ! " Darren bangun dan memegangi keningnya.
" Kenapa ? Jangan ngambek. Gue gak macem- macem kan ? Cuma kening "
" Iya udah karena udah malam gue balik sekarang ya ?"
" Pergi aja lu ! Sana pergi!" Ujar Darren yang terdengar seperti mengusir.
" Hahaha iya , iya. Gue gak dapat pelukan dari seorang adik?"
" Pelukan sama pohon pisang aja lu sana !" Darren mendorong tubuh Reno pelan
Dan Reno kembali tertawa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Obsesif [End]
RomansaLanjutan dari cerita pacar posesif °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° " Mulai sekarang jangan dekat- dekat dengan orang lain. Ngerti ?" " Kenapa ? " Tanya Darren dengan tatapan super polosnya. " Aku gak suka berbagi !" Ucap Leo dengan tegas.
![Obsesif [End]](https://img.wattpad.com/cover/330871155-64-k666566.jpg)