bab 41

18.4K 974 23
                                        

SELAMAT MEMBACA ~~

°°🦋🦋°°



" Aka gimana caranya ini ?" Tanya Darren yang sedang fokus  belajar.

" Yang mana beb ?" Leo menoleh ke arah Darren dan menyudahi game nya.

" Yang ini " Darren menunjuk soal yang tidak di mengertinya.

" Yang ini gampang. Kamu cukup kalikan dulu baru di tambah ini. Ketemu hasilnya. "jelas Leo yang langsung di kerjakan oleh Darren

" Hah akhirnya selesai " lega Darren

" Gampang kan ?" Tanya Leo

Darren menganggukkan kepalanya.

Sekarang tepat satu bulan lamanya Darren mengalami kelumpuhan. Ia duduk di atas kursi roda.sesuai janji Leo  lelaki itu mengurus Darren penuh kasih sayang. Mereka juga menjalani rehabilitasi yang di bantu oleh Bima.

Darren masik sedih dan belum terima kalau dirinya lumpuh. Tapi karena dukungan dari seorang Leo ALENKA Darren bisa menerima kondisi badannya yang sekarang.

Meski sekolah Leo tetap menjaga Darren.
Bersama dengan Kevin,bara,dan juga Fino.

" Aka mau kemana ?" Tanya Darren setelah Leo memakaikan Hoodie ke tubuh Darren.

" Rumah sakit baby "

" Ngapain ?"

" Rehabilitasi sayang. Ini jadwal kamu kan ? "

" Ck. Tapi arren gak suka aka. Rumah sakit itu serem ," Adu Darren

" Rumah sakitnya gak terlalu menyeramkan. Kan ada aka "

" Tapi-"

" Setelah itu kita jalan - jalan mau ? Lihat ikan "

" Beneran ?" Mata Darren berbinar.

" Iya baby "

" Janji ya. "

" Iya janji. ! Sekarang ke rumah sakit dulu ya "

" Iya " Jawab Darren

Leo menyiapkan semuanya. Setelah semuanya siap Leo menggendong Darren ala koala menuju ke dalam mobil.

Lelaki itu melajukan mobilnya menuju rumah sakit.

Sesampai di rumah sakit mereka di sambut oleh Bima, pengobatan rehabilitasi di lakukan.

" Pegangan yang kuat baby "

" Ya hati- hati jalannya. "

" Bagus"

" Aka capek "

" Iya- iya "  Bima menyudahi pengobatannya dia tersenyum

" Kondisimu membaik. Kamu cukup kuat Darren. "

" Saya yakin sebentar lagi kamu pasti bisa jalan. ,"

" Udah pasti. ! ' jawab Leo bangga

Darren duduk kembali di kursi roda. Dan sesuai janjinya Leo mengajak Darren pergi melihat ikan.

" Om. Saya pergi sekarang "pamit Leo kepada Bima.

" Iya "

Darren melambaikan tangannya dan  Bima membalas lambaian itu.

" Kasian bocah itu. Cinta mereka sungguh di uji. ," Gumam Bima

" Aka jadi kan lihat ikan ?"

" Jadi baby "

Obsesif [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang