Spesial chapter 🦋

28.8K 717 38
                                        

Sedikit tulisan dari Momo untuk spesial chapter OBSESIF

selamat menikmati  ....


Jangan lupa lagunya di dengarkan ya .. (⁠〃゚⁠3゚⁠〃⁠)

"Aka makan dulu " teriak Darren dari arah dapur

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Aka makan dulu " teriak Darren dari arah dapur

Leo keluar dari ruang kerjanya, "ya baby " jawab Leo sambil mendekat ke arah Darren

Leo berdiri di belakang Darren lalu memeluk darren dari belakang dan mencium leher sang  istrinya dengan lembut "masak apa Hmm ?"

"Seadanya ya aka .."

"Aku baru belajar masak setelah setahun kita nikah"

"Ya,gak apa-apa, masakan kamu tetap enak"

"Jangan bohong untuk menyenangkan aku  aka "

"Aku mengatakan yang sebenarnya "

"Huh bohong, kelihatan hidungnya tambah mancung " titah Darren

Leo tersenyum menanggapinya Darren selalu terlihat lucu di mata Leo, bahkan tidak ada yang bisa menandingi kelucuan istrinya di dunia ini.

"Aka ? Mau sampai kapan meluk aku kek gitu ,?"

"Selamanya "

"Aduh jangan bercanda, aku lagi masak. Mending kamu duduk di sana tunggu aku " titah Darren

"Iya "

Leo  melangkahkan kakinya ia kemudian duduk di meja makan, pandangannya tak lepas dari darren yang tengah menyiapkan masakannya di atas meja makan.

"Berhentilah menatapku aka "  ucap Darren malu-malu

"Bagaimana ini ?" Tanya Leo

Darren menatap Leo menaiki satu alisnya lalu menjawab ucapan Leo "Bagaimana apanya ?"

"Aku menegang hanya melihat kamu memakai celemek itu"

Darren menatap ke bawah di sela-sela lipatan kaki Leo ia benar-benar melihat dengan jelas  sesuatu yang  sedang menegang.

"Punya kontol baperan !" Ucap Darren pelan tapi itu masih di dengar oleh Leo

"Tadi kamu bilang apa ,?"

"Enggak, kamu salah denger "

"Jangan bohong, aku mendengarnya. Kamu bilang kontol aku baperan kan ,?"

"E—nggak " elak Darren

"10 ronde kalau gak mau ngaku " ancam Leo yang terdengar begitu meyakinkan kalau dia mau ngewe 10 ronde.

"Darren ?" Panggil Yohan membuat Darren lolos dari ancaman Leo

"Om Yohan ..." Darren berlari menghampiri Yohan yang baru datang dari arah pintu utama.

Obsesif [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang