HAPPY READING
TYPO BERTEBARAN
-
-
-
-
-
Sementara saat ini amora harus menuju kemarkas nya hanya itu satu-satunya jalan di mana dia harus bisa istirahat niat mau pergi kerumah adriane ter-urung kan karna lumayan jauh apa lagi saat ini iya harus jalan kaki.
Siapa sangka di perjalanan menuju kearah markas dengan melewati gang sepi membuat di hadang beberapa preman berbadan kekar membuat amora menatap datar.
"Waduh-waduh ada gadis cakep nih" ujar sang preman berambut gondrong membuat amora menghentikan langkahnya.
"Mau kemana neng sini sama abang aja" tawar preman satu nya membuat amora menatap ada tiga preman yang ada disana membuat nya tersenyum miring.
Seperti nya mereka salah cari target pikir amora. "Gue mau kerumah temen ada yang mau anterin gue" tanya amora membuat preman tersebut memegang pundak amora.
Krak
Siapa sangka amora tau jika ketiga preman tersebut berniat lain kepadanya sehingga reflek melintir tangan salah satu dari preman tersebut sehingga suara gesekan tulang terdengar ngilu. Kedua lain nya menatap amora dengan membeku membuat amora menekan keras tangan preman tersebut sehingga suara rintihan terdengar.
"Mau ngapain lo" tanya amora membuat permen tersebut menggeleng merasakan sakit di area lengan nya.
"Lepas kan" ucap preman tersebut membuat amora mendorong kasar tubuh preman tersebut sehingga membuat sang empun memegang lengan nya.
"Saya tidak mau bertindak jauh kepada kalian bertiga maka jangan pernah main-main dengan saya" peringat amora membuat ketiga mengangguk takut.
Aura yang di bawa gadis satu membuat mereka merasakan takut. "Gue pinjam motor kalian" pinta amora membuat ketiganya saling tatap.
"Jangan takut siang siang kau tunggu motor lo disini gue enggak semiskin itu colong motor lo" ucap amora membuat ketiga saling memberi persetujuan.
"Ya sudah ini motor ku tapi kembalikan" ucap preman tersebut membuat amora mengulur kan tangannya meminta kunci motor sehingga sang empun memberikan nya.
Amora mengambil motor vario dengan motiv kekinian lalu meninggalkan gang tersebut membuat preman tersebut bernafas lega. Disepanjang perjalanan amora hanya mengendarai motornya diatas rata-rata tiada orang satu pun sehingga iya memasuki pekarangan markas. Sehingga banyak bodyguard yang sudah siap kan senjata akibat tidak mengenal motor yang dipakai amora.
Amora turun dari motor sehingga semua bernafas lega ternyata hanya ketua mereka hampir saja mereka menembak kepala sang ketua kan bisa brebe enggak ada gaji karna ketua mereka pindah alam.
"Selamat datang queen" sapa sang bodyguard membuat amora mengangguk menanggapi.
Tidak lupa untuk memberikan perintah salah satu dari mereka untuk mengembalikan motor preman tadi membuat mereka mengangguk.
Sang empun masuk kedalam markas melihat adriane yang berkutik dengan laptop nya menatap kesekitar apakah ada yang lain namun tidak ada membuat nya menepuk pundak sang empun sehingga tersadar.
"Sejak kapan" tanya adriane menutup layar laptop nya membuat amora duduk di dekat sang empun.
"Tadi, yang lain aman kenapa tidak kumpul" tanya amora membuat adriane menyandarkan kepalanya di sofa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Amza (END)
Romantik[SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AUTHOR TERLEBIH DAHULU OKAY] Amora quenara Albertina smist Nama yang cantik bukan seperti wajahnya "cantik" tapi beda dengan seperti sifatnya iblis. Amora/Queen mempunyai sifat dingin, datar, bodo amat, cuek...
