HAPPY READING
TYPO BERTEBARAN
-
-
-
-
-
Kejadian yang dikelas berlalu, amora dan alfareza sudah berkumpul bersama yang lain di kantin. Yang lain bingung dengan perubahan keduanya.
"Ra, Lo enggak sarapan" tanya aldara sambil mengaduk-aduk makanan.
"Lo baik-baik saja bukan, seperti nya kau tidak terlihat sehat" ucap kayla.
Amora hanya diam menatap ke beberapa siswa siswi yang yang berada di kantin. "Kalian ada masalah" tanya angkasa basa-basi.
"Jangan urus masalah ku, urus saja masalah kalian sendiri" ucap amora singkat membuat angkasa terdiam seribu bahasa.
"Gue mau nanya sesuatu ke lo" ucap aldara mendorong makannya lebih jauh darinya sehingga menatap serius kearah amora.
"Lo beneran yakin itu salah satu yang kau lihat" lanjut aldara.
Amora menatap kearah aldara, "Lo meragukan mata gue" tanya amora dingin membuat aldara cengengesan lalu mengangkat kedua jarinya seakan bilang peace.
"Kalian berdua bahas apa" tanya kenzo.
Aldara menggeleng sehingga tersenyum simpul membuat kenzo menatap kearah amora yang acuh.
"Gue di ancam" ucap adriane singkat.
Amora yang mendengar itu mengetatkan rahangnya membuat Kenzo angkasa dan alfareza bingung melihat perubahan drastis di wajah amora. Sedangkan adriane yang melihat itu meneguk salipan dengan susah payah.
"Disini cuma lo yang bertanggung jawab tinggi" ucap elena.
Amora berdeham singkat, "siapa yang berani mengancam mu" tanya angkasa dengan tatapan tajam.
Adriane menatap kearah angkasa lalu menggeleng singkat. "Kami memang tidak berhak tau masalah kalian tapi kalau butuh bilang aja" usul alvano.
Amora tidak mau berinteraksi dengan selain nya namun menatap kearah ponselnya yang terlihat ada panggilan masuk sehingga lansung menyambung kannya dan sudah tertera nama lewis rian agustine.
"Singkat mau anda" tanya amora setelah panggilan tersambung.
"Formal sekali anda, saya bersama yang lain akan datang sampai di Indonesia mohon untuk partisipasi nya untuk menghadiri acara nya, dan disana sudah dilengkapi gibran dan dasha"___ ucap Lewis dari sebrang.
"Kami mau tau apa masalah yang ada disana, disini sudah di handle oleh tuan liam sendiri, maka dari itu berizin diri untuk datang" ___ lanjut Lewis.
"Saya harap kalian tidak membuat kekacauan" balas amora dan lansung memutuskan panggilan secara sepihak.
Amora lansung menaruh ponselnya di saku nya membuat yang lain bingung. "Serius amat nelpon sama siapa" tanya adriane.
"Bukan siapa-siapa" jawab santai amora.
"Kau tidak selingkuh kan sayang"___ bisik alfareza dengan tatapan tajam.
"Jaga ucapan lo sebelum garpu itu menusuk diri mu" balas amora dengan sadis membuat yang lain merinding.
"Dipikir-pikir kalian pacaran itu enggak ada romantis-romantis nya, asik berantem mulu, paling enggak ngotak kalian itu saling ancem mau saling bunuh" ucap alvano membuat pasangan tersebut mengangkat sebelah alisnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Amza (END)
Romansa[SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AUTHOR TERLEBIH DAHULU OKAY] Amora quenara Albertina smist Nama yang cantik bukan seperti wajahnya "cantik" tapi beda dengan seperti sifatnya iblis. Amora/Queen mempunyai sifat dingin, datar, bodo amat, cuek...
