HAPPY READING
TYPO BERTEBARAN
-
-
-
-
-
Adriane menatap datar sehingga angkasa tersenyum tipis membuat aldara, elana dan kayla saling tatap.
"Kesambet siapa lo" tanya kayla membuat angkasa hanya mengangkat sebelah alis.
"Cie angkasa mau pdkt sama adriane ya" goda aldara mencolek pinggang angkasa sehingga sang empun terkekeh.
"Kalau cinta bilang-bilang dong" ledek elana membuat angkasa menatap kearah adriane yang hanya diam.
"Dimakan ya, gue pergi" ucap angkasa lalu pergi meninggalkan ke-4 gadis tersebut.
Elana, kayla dan aldara menatap kearah adriane membuat sang empun tau jika mereka akan menanyakan apa yang di berikan oleh angkasa.
"Wah apaan itu" tanya aldara kepo membuat adriane terdiam sejenak.
"Gue bingung sama dia akhir-akhir ini sering tatapan gue" gumam pelan adriane. "Lah sekarang gue di bawakan silverqueen" lanjut adriane.
Ketiga gadis yang berada di depannya saling pandang. "Mungkin angkasa suka sama lo" tebak aldara membuat adriane mengangkat bahunya acuh.
"Kalian mau?" Tawar adriane mengeluarkan silverqueen yang di bawakan oleh angkasa.
"Gue takut nanti dia taruh obat aneh-aneh" gumam kayla membuat adriane mengerutkan keningnya.
"Jangan gila ini masih disegel" ketus adriane membuat kayla diam sejenak.
"Takut-takut dia taruh obat tidur di sini terus lo tertidur dan malah di culik lalu di grepe-grepe kan enggak elite banget, tapi enggak rugi dia ganteng tapi kalau enggak tanggung jawab bagaimana" ucap kayla heboh sendiri.
Adriane bergidik melihat kehebohan kayla. "Gue sudah periksa ini tadi jadi aman" ucap adriane.
*"*
Waktu kian berjalan sehingga amora saat ini sedang berada di mansion dengan kenzo yang sudah berada di samping nya dengan tatapan memelas.
"Ra ngomong dong, gue tanya dari tadi bagaimana bisa Lo bisa jadian sama alfareza" tanya kenzo membuat amora menatap datar.
"Lo sudah mendengarkan penjelasan dari dia bukan" tanya amora dengan intonasi dingin membuat kenzo menatap tajam.
"Ra jangan sampai gue bentak lo lagi, gue disini bicara baik-baik" ucap kenzo membuat amora menyentak tangan kenzo.
"Camkan ini kenzo johan smist, gue tidak suka orang control freak kepada ku dan gue tidak suka di paksa" ucap amora dengan tatapan menusuk membuat kenzo terdiam membisu.
"Tapi itu belum tau latar belakang nya" ucap kenzo.
Amora memejamkan matanya. "HARUS TAU APA! LATAR BELAKANG APA NYA TENTANG DIA SEORANG KETUA BLACK DRAGON YANG MEMPUNYAI JIWA PEMBUNUHAN KUAT" sentak amora jengah. "Dan gue tau lo juga seperti itu" ucap amora dengan tatapan tajamnya.
Kenzo kaget dengan ucapan amora. "Gue tidak butuh seseorang untuk mengetahui latar belakang seseorang" ucap amora meninggal kenzo yang terdiam membisu.
Kenzi bingung karna dia baru saja pulang melihat kenzo yang terdiam membeku di tempat sehingga iya menepuk pundak sang empun.
"Kenapa lo" tanya kenzi. "Amora mengetahui tentang kita, dia tau tentang alfareza bahkan lebih dari itu" gumam kenzo membuat kenzi bingung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Amza (END)
Romance[SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AUTHOR TERLEBIH DAHULU OKAY] Amora quenara Albertina smist Nama yang cantik bukan seperti wajahnya "cantik" tapi beda dengan seperti sifatnya iblis. Amora/Queen mempunyai sifat dingin, datar, bodo amat, cuek...
