HAPPY READING
TYPO BERTEBARAN
__________(・_・;)__________
Amora dkk hanya menyantap makanan mereka tanpa disadari ricuh mulai terdengar membuat amora menatap kearah sumber suara membuat amora menatap kearah adriane seakan meminta penjelasan.
"Mereka black dragon" ucap adriane membuat amora melanjutkan makannya yang terganggu.
"Kenzo ikut iya" tanya amora meminum air juz nya membuat yang lain mengangguk.
"Iya sudah lanjut belajar aja nggak usah bicarakan mereka nggak penting juga apa lagi mereka kan enggak ada sangkut paut nya dengan black angel jadi nggak usah ambil pusing" saran elana membuat yang lain mengangguk menyetujui.
Ada bener nya juga dengan perkataan elana sejauh mereka memakai kasus kriminal yang tidak di ketahui banyak orang membuat mereka tidak mencari kesalahan di berbagai geng lain. Toh juga bermasalah ke geng lain dapat membuat kekacauan bahkan beresiko tinggi di dunia perhakiman.
"Nanti kita ngumpul bagaimana" tawar aldara membuat amora mengangguk.
"Boleh gabung nggak soalnya meja yang lain sudah penuh semua cuma disini aja yang belum"ucap alvano sambil membawa mapan ditangannya berisi makanan.
Amora dkk pun lansung menatap seluruh penjuru disana dan benar saja semuanya sudah penuh.
"Niatnya sih nggak mau van tapi kasihan karna kayla yang cantik dan baik hati jadi gue memperbolehkan lo duduk disini"ucap kayla tidak lupa tersenyum simpul membuat siapa yang melihat itu akan meleleh.
"Narsis banget ini anak" gumam aldara menggelengkan kepalanya.
"Jadi boleh nggak nih takut ganggu" tanya alvano menanyakan persetujuan dari kayla.
Aldara dan kayla lantas menatap kearah amora yang sedari tadi mengaduk makanannya. Lantas sang empun merasa ditatap pun memandang kedua sahabatnya dan beralih menatap yang lain. Hal yang saat ini mereka dapat melihat jawaban dari amora hanyalah anggukan membuat mereka duduk.
Mengambil posisi yang teratur mencari kursi yang masih kosong sehingga dapat di katakan pas mereka kumpul dengan lengkap. Bagaimana bisa lengkap karna adanya black dragon dan black angel yang menjadi didinding.
"Hay Lo kan murid baru di kelas eh gini maksud gue kita itu kan sekelas, kita juga belum kenalan kata orang nih iya tak kenal maka tak sayang " sapa alvano tidak lupa memberi kedipan sebelah matanya seakan menggoda batu yang tidak akan meleleh.
Amora yang mendengar itu hanya mendatar kan tatapan nya membuat alvano mengulur kan tangannya.
"Nama gue alvano putra mahatma panggil aja alvano tapi terserah lo mau panggil bebeb juga bisa"ucap alvano mengedipkan sebelah matanya genit, dasar ulat bulu bukan?.
Sedangkan Amora tidak berniat untuk membalas jabat tangan dari alvano sendiri. Dengan tatapan datarnya amora menatap muka ganteng milik buaya darat tersebut membuatnya hanya diam.
"Eh maaf van, amora memang gitu orangnya batu banget maklumi aja" ucap kayla tidak enak membuat alvano kembali menarik tangannya lalu terkekeh.
"Oh gitu toh, jadi amora orangnya tertutup iya, oke tidak apa-apa semoga kenal dengan lebih baik iya sayang" ucap alvano membuat amora hanya menatap datar membuat alvano merinding.
"Nama gue kenzi johan smits panggil aja sayang bebeb hm mau apa"ucap kenzi genit sambil menyugarkan rambutnya kebelakang berlaga sok ganteng padahal emang ganteng tapi nggak kepd-an juga kali.
KAMU SEDANG MEMBACA
Amza (END)
Romance[SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AUTHOR TERLEBIH DAHULU OKAY] Amora quenara Albertina smist Nama yang cantik bukan seperti wajahnya "cantik" tapi beda dengan seperti sifatnya iblis. Amora/Queen mempunyai sifat dingin, datar, bodo amat, cuek...
