HAPPY READING
TYPO BERTEBARAN
-
-
-
-
-
Seminggu berjalan dengan cepat kelahiran ketiga bayi dengan gender 2 laki-laki dan 1 perempuan sudah terdengar di telinga Liam dan Maria membuat keduanya datang. Kaget! Kedua nya harus dikagetkan dengan pertengkaran kedua insan yang sebagai pasutri yang baru saja di karunia 3 anak tiba-tiba seakan kacau.
"SAYA TIDAK MAU MEMPUNYAI ANAK PEREMPUAN, IYA TIDAK BISA MENERUSKAN WARISAN SAYA" bentakan Arthur terdengar jelas membuat jesi menangis.
"Terus kau mau apa, mau buang anak mu sendiri" tanya jesi dengan tatapan tidak percaya. "Kirim dia ke panti asuhan".
Empat kata berhasil membuat jesi menggeleng tidak terima. "KAU LAKI-LAKI GILA ARTHUR, DIA DARAH DAGING MU" sentak jesi tidak terima dengan persetujuan sang suami yang semakin menggila.
"Saya memberimu waktu satu hari jesi, jika tidak maka saya sendiri yang akan bertindak bahkan kita bisa cerai bawa bayi perempuan mu dan jangan kau berani sentuh bayi laki-laki ku" ucap arthur meninggal jesi yang sudah menangis seakan sudah mati dengan tombak tajam ucapan nya.
Kepergian Arthur membuat jesi termenung, namun siapa sangka jika darga, aruna, maria dan liam bagaikan sebagai penyelamat ke-empat nya datang.
"Astaga kau sangat kacau jesi" panik maria dan Aruna membuat jesi memeluk Maria.
"Ma, aku harus bagaimana kenapa Arthur seperti itu" tanya jesi. "Maafkan sikap Arthur, mama juga tidak tau harus bagaimana" jawab Maria.
"Kalian berdua seorang laki-laki, maka dari itu apa usul kalian" tanya aruna. "Menurutku jika kau tidak mau cerai dan anak perempuan tidak berada di panti maka saya sedia mengasuh anak mu dan akan mengangkat nya sebagai putri saya sendiri" ucap darga.
"Tidak, saya tidak setuju dengan usulmu tuan darga anda mempunyai seorang putra yang harus kalian rawat makan bayi perempuan itu akan saya bawa bersama istri saya" ucap Liam membuat Maria mengangguk.
Jesi mendongak dengan tatapan ragu membuat aruna memberi usul yang sama membuat nya menyetujui nya.
Flashback off
***
Amora mengetahui semua akibat di beri tahu oleh Maria dan aruna membuat nya sangat benci dengan Arthur. Namun siapa sangka Liam terus saja mencoba menyatukan mereka berdua sehingga mulai terlihat bersatu namun siapa sangka selama ini amora hanya bersandiwara bersenang-senang dengan Arthur. Arthur memang sudah melewati semua nya begitu lelah sehingga terciptalah di lubuk hatinya jika iya menyesal sudah tidak menginginkan seorang putri.
Sedangkan alfareza dkk dan adriane dkk seakan kaget dengan semua cerita yang mereka dapat. "Maaf kan dedy, Dedy memang ayah paling bodoh".
Perkataan Arthur membuat amora sinis. "YA BENAR! KAU ADALAH AYAH TERBODOH BAGI SAYA" bentak amora dengan air mata yang mulai menetes.
"SAYA DENDAM KEPADA MU TUAN, KAU TIDAK PERNAH MERASAKAN APA YANG SAYA RASAKAN SELAMA 18 TAHUN" terduduk lemah amora menumpahkan air mata membuat semuanya membisu. "Saya pernah bilang, siapa pun yang menyakiti ku maka dia harus merasakan apa yang saya rasakan".
Arthur berjalan kearah amora yang menunduk lemah dilantai dengan mengeluarkan pisau dilipat di saku nya Arthur ikut duduk di depan amora membuat semuanya kaget.
"Maaf, dedy menyakiti mu jika kepergian ku membuat mu bahagia maka ini adalah terakhir dedy di dunia ini, dedy menyerah kan kematian ku di tangan mu" ucap arthur melepas pisau lipat nya tepat di depan amora membuat sang ampun terdiam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Amza (END)
Romance[SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AUTHOR TERLEBIH DAHULU OKAY] Amora quenara Albertina smist Nama yang cantik bukan seperti wajahnya "cantik" tapi beda dengan seperti sifatnya iblis. Amora/Queen mempunyai sifat dingin, datar, bodo amat, cuek...
