🖤 Chapter 56 (END)

4.5K 310 154
                                        

بسم الله الر حمن الر حيم

Jangan lupa membaca Al-Qur'an sebelum membaca novel

Happy reading my Dreamers, and welcome to Fay's black world

🖤🖤🖤

LELAKI itu melipat sajadah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

LELAKI itu melipat sajadah. Meletakkannya kembali di dalam lemari kecil yang disediakan pihak rumah sakit untuk pasien atau keluarga. Selepasnya, mengucap hamdalah karena telah usai menunaikan Subuh pada dini hari.

Tidak. Raka tidak pergi ke Masjid sebab, ada seorang wanita yang menginginkan atau bahkan memaksa untuk salat Subuh sekalian. Tentu, Raka juga tidak mau meninggalkan istrinya dalam keadaan begitu. Walau demikian, ia memutuskan untuk mengimaminya, meski wanita itu berada pada keadaan terduduk.

"Fay, masih kerasa sakit?" Tanya Raka lembut. Setelah duduk di tepi ranjang, memberikan senyuman hangat di pagi ini.

Mendapat perhatian dari suaminya meski bagi orang hal itu sungguh kecil, Fay tak bisa menahan debaran jantung serta perasaan senang di hati.

"Ngg..."

Dia meminta tolong pada Raka untuk mengambilkan buku catatan sekaligus pulpen. Sebab mulutnya masih belum bisa membuka lebar untuk bicara.

Setelah menerima benda tersebut, Fay menuliskan banyak kalimat,

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah menerima benda tersebut, Fay menuliskan banyak kalimat,

"Alhamdulillah udah nggak kerasa. Tapi mulut aku masih cukup susah membuka. Mungkin untuk sementara kita komunikasi begini sampai aku operasi. Kamu... nggak apa-apa?"

Helaan napas berat Raka keluarkan dari mulutnya. Pandangannya menatap miris pada sang istri. "Iya," balasnya sambil mengangguk. "Aku nggak masalah. Tapi, satu hal yang aku permasalahin, Fay, kamu tahu apa itu?"

Fay sempat mendelikkan mata ke arah lain. Sempat berpikir namun akhirnya memberikan gelengan tanda tak tahu.

"... kamu nggak bilang ke aku kalau kamu dapat ancaman dari Karin. Kenapa begitu?"

Enemy in Your Area (#1) [FINISHED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang