"Bear, semalam kita tidak pakai pengaman, tidak apa-apa kan?"
"Kenapa tidak memanggilku Daddy lagi? --Aah! Jangan diremat nanti dia bangun!"
Jaejoong melepaskan elang gundul itu, jangan sampai menggali sarang lagi di lubangnya. Sangat malu, Jaejoong sendiri bahkan tidak sadar apa saja yang dia ucapkan semalam. Rasa sakit dan nikmat membuatnya meracau tidak jelas.
"Katamu kau sehat, aku juga sehat, seharusnya tidak apa-apa. Memangnya kenapa?"
"Bukankah semua orang memakai pengaman saat melakukan itu?"
"Yah, untuk mencegah kehamilan dan penularan penyakit. Memangnya kau bisa hamil?"
"Memangnya kau lihat ada payudara di dadaku?"
"Hm. Coba kuperiksa."
Jaejoong tertawa geli ketika kepala Yunho menelusup masuk ke dalam selimut dan mengecupi dadanya.
"Tidak ada. Aman."
"Brengsek, sejak kapan kau jadi mesum seperti ini?"
"Sejak memilikimu."
Yunho mengecupi bibir Jaejoong sekarang.
"Mmh.. Bear, aku belum gosok gigi.."
"Memangnya kenapa, aku pernah melihatmu tidak mandi dan gosok gigi selama 3 hari."
"Ck. Itu karena aku sibuk mengerjakan tugas akhir.. Mmh.. Kenapa aku tidak mendengarmu mendengkur semalam?"
"Benarkah? Aku pasti sangat kelelahan. Ayo lakukan tiap hari supaya aku tidak mendengkur lagi."
"Asal kau mau gantian jadi istri saja. Lubangku masih sakit tau.."
Yunho melepaskan ciuman, terlihat cemas. Dia lupa kalau ada yang tersakiti di balik kenikmatan mereka semalam. Seprei ranjang mereka sampai ternodai dengan bercak darah.
"Ayo ke dokter nanti."
"Tidak usah~ memalukan sekali! Aku tidak mau ada yang mengorek-ngorek lubangku selain dirimu. Cukup biarkan aku istirahat selama beberapa hari. Dan jangan lupa beli itu.."
"Apa?"
"Pelumas..."
Yunho terkekeh.
"Tentu saja, akan kubeli yang banyak."
Berpelukan, berciuman, pagi yang hangat meskipun tirai belum dibuka untuk meneruskan sinar matahari.
"Kau tidak lapar Baby? Ah!"
Jaejoong mencubit puting Yunho.
"Kenapa memanggilku Baby?"
"Kau kan memanggilku Daddy, Aah! Ampun!"
"Aku tidak suka panggilan itu.."
"Kenapa?"
"Mengingatkanku pada seseorang."
"....."
"....."
"Changmin..?"
"Mn."
Yunho menatap serius.
"Apa yang sudah dia lakukan padamu?"
Menghela napas panjang, Jaejoong akhirnya menceritakan kisahnya, dari sejak dia menjerumuskan diri ke dalam masalah bersama Changmin, sampai akhirnya memutuskan keluar dari kantor untuk menyelamatkan diri. Yunho langsung melompat turun dari ranjang begitu Jaejoong selesai bercerita.
"Mau ke mana??"
"Menuntutnya. Itu pelecehan seksual! Aku akan membuatnya mendekam di penjara!"
Jaejoong menarik tangan Yunho yang emosinya sedang menggebu itu untuk kembali duduk.
"Aish, aku tahu, tapi dia tidak cocok mendekam di penjara. Dia seharusnya dikurung di Rumah Sakit Jiwa. Dia sudah gila Bear."
KAMU SEDANG MEMBACA
5 Years M-Contract
FanfictionKim Jaejoong dan Jung Yunho, 2 orang mahasiswa yang sama-sama miskin, berbagi rumah demi berjuang dalam kesulitan hidup mereka.
