Bagian #38

2.1K 40 1
                                        

Assalamualaikum

Budayakan vote setelah membaca ya man teman semuanya hargailah Author nya yang sudah jungkir balik mikirin alurnya hhe

H
A
P
P
Y

R
E
A
D
I
N
G
.
.
.
.
.
.
.
.
.

  Zara sibuk menyiapkan makanan untuk makan siang suaminya.seperti biasanya Akram akan pulang sebentar untuk menyempatkan makan siang bersama istrinya itu.

Selesai memasak Zara langsung membawa hasil masakannya itu ke meja makan, karena sebentar lagi mungkin Akram akan tiba.

Di waktu yang sama ada orang yang mengetuk pintu rumahnya itu.tanpa menunggu waktu lama lagi,Zara langsung berjalan kearah pintu utama itu.

"Assalamualaikum." Katanya seraya tersenyum.

"Wa'alaikumsalam." Jawabnya setelah mencium punggung tangan suaminya itu. "Ko udah pulang aja." Lanjutnya.tadi lelaki itu mengatakan jika akan tiba sekitar setengah jam man lagi.

"Aku terbang, makanya udah sampai." Candanya.

"Gak lucu." Balasnya.Zara langsung mengajak masuk suaminya itu.

"Mau langsung makan atau mau minum dulu?" Tanyanya.

"Langsung makan aja,kamu juga belum makan kan." Katanya.zara mengangguk.

Keduanya berjalan ke meja makan setelah sebelumnya mencuci tangan lebih dari dulu.

"Baby nya nyusahin gak?" Tanyanya seraya mengusap perut istrinya yang masih terlihat rata itu.

Saat ini Zara memang sedang hamil muda.kemarin ia mencobanya dengan testpack dan hasilnya memang positif bahkan saat di cek ke dokter pun hasilnya memang sama.

Baik Akram dan juga Zara jujur saja sangat senang karena pada akhirnya keduanya diberikan kesempatan ini.

"Enggak,baby nya baik banget sama aku." Jujurnya.memang benar calon anaknya itu tidak menyusahkannya.cuma memang setiap pagi saja ia merasakan mual,dan itu memang hanya pagi saja.

"Bagus kalau begitu,artinya bayi kita gak mau nyusahin mamanya." Katanya.

"Iya,mas."

Akram melihat makanan yang tersedia disana,ini lebih banyak dari biasanya.

" Ini kamu semua yang masak?" Tanyanya,yang tentu saja langsung di angguki oleh istrinya itu.

" Besok besok jangan lagi masak sebanyak ini ya." Peringatnya.

" Kenapa?kamu bosen sama masakan aku ya?" Tanyanya seraya mengerucutkan bibirnya itu.

Akram tersenyum pelan seraya menyuruh istrinya untuk duduk. " Bukan gitu sayang,aku cuma gak mau kamu kecapean.ingat kata dokter kemarin,kamu itu gak boleh terlalu cape mengingat usia kandungan kamu yang masih muda gini." Ia sungguh tidak masalah sama sekali jika wanita itu memang ingin memasak banyak jika tidak mengganggu kesehatannya juga sang calon bayi,namun faktanya dokter melarang setiap ibu hamil untuk melakukan hal hal yang berat apalagi kecapean berat.

"Yaudah iya."

"Jangan cemberut gitu dong,ini kan demi kamu dan baby nya juga.bahkan kalo perlu kita sewa orang aja buat bantu kamu ngerjain pekerjaan rumah termasuk memasak." Usulnya.

"No.gak mau,aku pengen ngelakuinnya sendiri atau bantuan kamu aja,gak ada orang lain dirumah ini pokoknya."

"Yaudah,tapi nurut sama aku, jangan cape cape."

Zara menghela nafasnya berat. " Iya,aku nurut.yaudah makan dong, keburu dingin nanti.

Akram mengangguk dan memakan makanannya itu.

~OOO~

   Zara yang sudah bosan dirumah itu pun memutuskan untuk pergi keluar setelah mendapatkan izin dari suaminya itu.

Ia pergi menaiki taxi, karena Akram yang melarangnya untuk menyetir sendiri.tujuannya saat ini hanyalah mencari jajanan yang tak jauh dari tempat sekolahnya dulu.

Walaupun makanan pinggir jalan namun rasanya sudah tidak diragukan lagi.

Makanan pertama yang ia beli adalah cimol.dulu ia memang sering makan jajanan itu.

"Eh neng Zara,apa kabar?" Tanyanya.

"Allhamdulillah baik mang.mamang sendiri gimana kabarnya?"

"Baik juga neng, tumben kesini neng."

"Lagi kangen jajanan disini aja mang hhe"katanya. " Mau ya cimolnya dua bungkus mang, Jangan pedes pedes juga." Lanjutnya.

"Siap."

Sambil menunggu cimolnya jadi ia bermain ponsel untuk menghilangkan rasa bosannya.

"Ternyata udah besar juga masih aja suka sama cimol." Kata seseorang membuat Zara menoleh kearah sampingnya itu.

Dan betapa terkejutnya ia saat melihat orang itu.
















Coba tebak siapa orang yang ada di samping zara itu? Wkwk

   
  
 

      
       

AKRAM ZARA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang