Apa bedanya drama murahan dengan berita? Berita juga bisa sandiwara, sama recehnya, sama menjijikkannya. Media-media terbakar hangus, dilucuti kaisar celaka.
Bersiaplah pada celaka yang sudah matang dengan gurauannya. Yang tidak pernah lucu kala dunia menipu. Kalau sebatas mampu, celaka juga bisa melawak kadang-kadang.
Dewasa ini, semua juga mengerti. Sama-sama tahu, namun ditutupi dengan rapi. Dialihkan dengan tontonan kotoran sapi.
Hutan megah kini luluh lantak. Perintah kaisar sungguh masuk akal. Sampai-sampai pikiran melayang jauh.
Tengok kanan-kiri, perhatikan yang lain dari propaganda jaman besi. Jangan mau dipecah belah para pihak korupsi. Kotoran sapi.
Kekaisaran akan didirikan segera. Kita turun ke jalan utama, menyembah seperti biasa. Paling aman, hanya menggerutu di dalam hati.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dan Kini.
PoésieDan Kini, tidak lebih dari sebuah karangan tidak masuk akal. Berupa puisi yang ditulis hati-hati. Keluh kesah dan keresahan yang tidak pernah berhenti, ialah ide utama dari tulisan ini. Kumpulan tulisan ini tidak banyak yang bersuasana riang, cender...
