First date

5.6K 367 137
                                        

⚠️ WARNING, 2450++ WORDS. ENJOY!

-----------------------------------------------------------------------------------

Semburat cahaya matahari perlahan masuk melalui celah-celah jendela kamar, hangatnya mengenai tepat di wajah seorang pria yang tengah tertidur, membuat pria bersurai merah muda ini terbangun dari tidurnya.

Ia membuka matanya perlahan sembari sedikit merenyitkan kedua matanya akibat cahaya matahari yang membuat matanya silau. Ia duduk, kemudian melamun sejenak, mengumpulkan nyawanya yang masih setengah.

Ia beranjak dari duduknya, menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Sekitar 10 menit, ia keluar kamar mandi dengan handuk yang ia kenakan di pinggangnya, panjangnya hanya selutut, sembari mengeringkan rambutnya yang basah.

Pintu kamar terbuka, menunjukkan pria bersurai abu yang sedang menatap ke arahnya sembari tersenyum.

"Baru selesai mandi, sayang?" sapa Krow yang bersandar di pinggiran pintu sembari menyilangkan kedua tangannya.

"Ah— iya." Pipi Jaki sedikit tersipu, dirinya masih belum terbiasa dipanggil 'sayang' oleh sang pujaan hati. Krow terkekeh pelan melihat Jaki yang sedikit tersipu.

"Hari ini jadwalnya kosong, kan? Pake baju pergi, gih." Titah Krow, membuat Jaki kebingungan.

"Buat ap— Eh, aku ada jadwal rampok hari ini Krow." Balas Jaki sembari lanjut mengeringkan rambutnya.

"Ga ada, coba nanti tanya mami atau papi."

"Oh iyakah? Perasaan ada .." Jaki mencoba mengingat kembali jadwalnya minggu ini.

"Udah, pake baju pergi aja dulu, nanti coba tanya mami papi. Gua tunggu di bawah ya." Ucap Krow sebelum menutup pintu dan pergi ke bawah.

Jaki masih tidak mengerti, kemana mereka akan pergi? Namun ia hanya menuruti perkataan Krow, dirinya mengambil baju dan celana pergi miliknya,
kemudian memakainya.

Jaki masih tidak mengerti, kemana mereka akan pergi? Namun ia hanya menuruti perkataan Krow, dirinya mengambil baju dan celana pergi miliknya, kemudian memakainya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kaos hitam dan celana hitam miliknya, juga kacamata dan sarung tangan yang saat ini ia kenakan membuat dirinya semakin tampan dan juga cantik. Tidak lupa membawa hoodie putih andalannya.

Ia duduk di meja riasnya, memakai sunscreen dan sedikit lipbalm untuk melembabkan bibirnya yang sedikit kering itu, tidak lupa memakai parfum. Setelah selesai, dirinya bergegas pergi ke bawah agar Krow tidak menunggu terlalu lama.

Saat di bawah, ia melihat Krow yang sedang duduk di ruang tengah, dengan duduk andalannya—satu kaki dinaikkan ke pinggiran kursi, juga ada Rion dan Caine di sana.

Jaki menghampiri mereka dan duduk di sebelah Krow, mereka bertiga reflek melihat ke arah Jaki yang sudah berpakaian rapih, kemudian tersenyum.

"Rapihnya, mau kemana?" Caine bertanya, padahal, ia sudah tau jawabannya.

Jaki Chen ft TNFCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang