Accident?!

3.1K 285 73
                                        

Berjam-jam berlalu, namun Jaki belum juga kembali. Hilang, Jaki hilang tanpa kabar setelah bertemu kakaknya dan pergi dari sana.

"Jaki, please angkat .." Pria bersurai putih itu terus-menerus mencoba menghubungi nomor adiknya, namun Sang adik tidak menjawab sama sekali.

Di sisi yang sama, kekasihnya, Krow Boloni, dan seluruh anggota keluarganya sedang panik dan takut, mereka semua khawatir dengan Jaki, karena sudah berjam-jam namun belum juga kembali. Mereka terus menghubungi Jaki, namun hasilnya nihil. Tidak ada jawaban sama sekali, bahkan tidak aktif

-----------------------------------------------------------------------------------

Jaki masuk ke dalam mobilnya, pikirannya kosong, dan tanpa pikir panjang ia mengendarai dengan kecepatan maximal, hingga yang tidak diinginkan terjadi. Tidak disangka, bahwa dihadapannya sudah ada mobil dari lawan arah yang menuju ke arahnya. Karena tidak ingin menabraknya, Jaki membelokkan setirnya hingga ia menabrak pohon besar yang ada di sana.

Penglihatan Jaki mulai kabur, nafasnya sesak, tubuhnya terasa sakit, perlahan ia menutup matanya dan pingsan saat itu juga. Seseorang yang dari lawan arah itu langsung berhenti, ia turun dari mobil dan dengan cepat menyelamatkan Jaki yang kecelakaan.

Jaki langsung di bawa ke EMS, dan untungnya, ia ditangani langsung oleh pak Sui, yang kebetulan sedang on duty. Pak Sui tentu terkejut melihat kondisi Jaki yang sangat parah, tanpa pikir panjang Pak Sui membawa Jaki ke ruang operasi, dan langsung melakukan pemeriksaan.

Di Rumah.

Semuanya masih panik, terutama Krow dan Garin. Mereka terus mondar-mandir dan mencoba menelepon Jaki, berharap yang disana mengangkat teleponnya. Di tengah-tengah keheningan, terdengar suara radio masuk.

"Cek radio, tolong diem dulu semuanya, saya gabisa lama-lama, to the point aja Jaki abis kecelakaan. Dia sekarang lagi di operasi dan sebaiknya kalian kesini." - Pak Sui.

Semuanya langsung terkejut, tubuh mereka lemas saat mendengar bahwa bonus kesayangan mereka 'kecelakaan', tanpa berlama-lama lagi, mereka bersiap-siap untuk pergi ke EMS, dengan perasaan khawatir.

Apalagi Krow, ia sangat khawatir, cemas, dan takut. Oh ayolah, kenapa saat semuanya sudah damai, selalu ada sesuatu yang terjadi? Dan yang paling ia kesal, kenapa harus Jaki, kenapa harus kekasihnya.

Sesampainya di rumah sakit, mereka menunggu di depan ruang operasi, semuanya merasakan takut, mereka sangat takut jika salah satu anggota keluarganya sudah masuk 'EMS', takut kejadian dulu terulang kembali..

Hening, tidak ada yang bersuara satupun, mereka kalut dalam pikiran masing-masing. Semuanya berdoa untuk keselamatan Jaki, semoga hasil akhirnya sesuai dengan yang mereka pikirkan.

Melihat Krow yang sedari tadi diam, Riji menghampiri Krow yang ada di kursi, sendirian, ia duduk di samping Krow dan mengelus punggung Krow, menenangkannya.

"Tenang aja .. Jaki bakal baik-baik aja, kok." Ujar Riji, berusaha menenangkan Krow yang diam, justru yang diam itu lebih mengkhawatirkan.

Tidak ada jawaban dari Krow, dia benar-benar diam. Riji semakin khawatir melihat keadaan Krow yang hanya diam, namun ia juga tidur bisa melakukan apapun. Ia hanya menemani Krow, setidaknya Krow tidak begitu sendiri.

Rion dan Caine duduk di kursi yang sama, keduanya menunduk, memikirkan hal yang sama, "Aku gagal lagi, menjaga keluarga?" pikir mereka.

Berjam-jam berlalu, hari semakin larut, namun ruang operasi itu tak kunjung terbuka. Raut wajah mereka berubah menjadi sangat khawatir.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 08, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Jaki Chen ft TNFCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang