Menara Sihir

727 59 15
                                        

Sevaro duduk dengan menopang kepalanya menggunakan tangan yang saling bertaut. Saat ini, ia tengah berada di luar tenda kesehatan kesatria Malam.

Meski rasanya tak mungkin, mengingat bagaimana Noel tak lagi bernapas bahkan denyut nadinya pun tak lagi terasa, tetapi ketika salah seorang—entahlah, rakyat? Kerajaan Vixel tiba-tiba datang dan mengatakan bahwa Noel masih bisa diselamatkan. Sevaro kembali menaruh harapan.

Noel masih muda, tubuhnya masih bisa bertumbuh, fisiknya sehat dan mentalnya kuat. Perjalanan pemuda itu masih panjang. Ada banyak hal menyenangkan yang harus mereka lakukan bersama sebagai kesatria malam. Sevaro menyesali keputusannya yang membiarkan Noel ikut serta dalam tugas kali ini.


"Andai saja Aku tak mengizinkan, mungkin Noel tidak akan seperti sekarang," Sevaro menghela napas berat, "Semua ini salahku."

Di tengah kesibukannya menyalahkan diri sendiri, suara ricuh terdengar dari dalam tenda, membuat Grand Duke Muda itu dengan cepat menoleh bingung.


"BERNAFAS!"


"DENYUT NADINYA KEMBALI TERASA!"


"YA TUHAN NOEL! SYUKURLAH KAU SELAMAT."




.... Apa?!


Srraakk!


Tenda dibuka kasar. Sevaro masuk terburu-buru. Seperti paham dengan situasi, beberapa pasukan kesatria mundur dari sisi tempat Noel berbaring, memberi akses untuk Sang Ketua.

Sevaro berdiri memandang tajam di samping pemuda yang masih memejam itu. Kulitnya tak lagi sepucat sebelumnya. Satu hal yang membuat Grand Duke Muda itu benar-benar bernapas lega adalah saat ia meletakkan jarinya di bawah hidung Noel, hembusan udara yang keluar perlahan kembali terasa.

Sevaro tak dapat menyembunyikan kelegaannya. Ia meremas rambutnya kuat,
Hidup. Benar-benar hidup. Ya Tuhan, terima kasih.


"Ketua sebaiknya Anda beristirahat. Sejak kemarin, Anda belum tidur."


Sevaro menoleh pada Sorn yang berada di belakangnya. Lelaki itu menepuk pelan pundaknya memberi kekuatan.


"Aku harus bertemu Raja sebentar lagi. Aku akan istirahat setelah itu. Kalian semua, tolong jaga Noel. Ah, dan juga tetap jaga pertahanan agar rakyat kerajaan tidak menerobos masuk."


"Laksanakan, Ketua!"


"Oh benar, Aku seharusnya bertanya ini sejak awal. Bagaimana Noel bisa mendapatkan kembali hidupnya—maksudku... Haaah, Kau pasti paham Sorn."


Sorn terkekeh. Berhentinya nafas dan denyut jantung Noel di hadapan Sevaro pasti sangat membuat lelaki itu terkejut,
"Ya, Ketua. Ini semua berkat gadis bernama Riel."


".... Siapa?"


"Riel. Dia adalah salah satu putri dari rakyat kerajaan Vixel."


Sevaro diam sejenak. Ia kembali memperhatikan keadaan Noel yang sudah jauh lebih baik sekarang. Lelaki itu menghela napas dalam,
"Setelah Aku kembali menemui Raja, bawa gadis itu ke hadapanku."


"Ketua? Tapi istirahatmu——"


"Sorn. Lakukan saja perintahku."


".... Baik.. Ketua."




"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Duchess EllworthCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang